Showing posts with label chat. Show all posts
Showing posts with label chat. Show all posts

Monday, April 29, 2013

LIHAT DAN TEMUKAN!



LIHAT DAN TEMUKAN!

GF!: Pa, aku  mau ngomong serius nih! (sambil mijet pundak Papanya)

Papa: Ada apa? Kalo udah tiba-tiba mijet kayak begini pasti ada maunya...

GF!: Yaiyalah.. hehe, Pa. Aku butuh motor nih, beliin dong satuuuu... aja, Papakan dulu pernah janji kalo aku udah kuliah dan masuk universitas XYZ, aku bakal dibeliin motor.

Papa: Oh ya, masa Papa pernah ngomong kayak gitu?

GF!: Iya, masa lupa! Tapi aku kepengen motor besar, Tiger 2000 terbaru, yang warnanya merah maroon, ya ampun cakep banget, dijamin anak Papa ini bakalan tambah keren.

Papa: Emang, Tiger 2000 udah ngeluarin produk terbaru, Papa nggak pernah liat tuh, orang jarang pake.

GF!: Sering kok, Papa aja jarang merhatiin, saking kepengennya, aku udah berapa kali mimpi lagi ngendarain motor itu, lalu cewek-cewek kampus ngelirik aku, hehe.

Di jalan raya
GF!: Nah, nah nah kayak gitu Pa motornya (GF! nunjuk sebuah motor yang sedang berhenti di lampu merah). Wooww so coolll, man!!!

Papa: Mmm gagah juga...

GF!: Nah.. itu satu lagi yang sedang belok ke kiri, nah itu satu lagi yang sedang parkir di depan toko roti, tuh kan banyak, di jalan aja kita udah nemu 7.

Papa: Ternyata kalo diperhatiin, banyak juga yang pake motor itu di mana-mana. Entar Papa diskusi sama Mama kamu.

GF!: Asyik, yes! Yes! Yes! Jadi kapan kita ke showroom motornya?

Papa: Loh, wong Papa bilang diskusi dulu sama Mama kamu!

GF!: Oke deh, minggu depan ya Pa! (sambil merangkul Papanya)

Di ruang tengah, duduk di sofa
GF!: Oh My GOD, aku bener-bener jatuh cinta sama tuh motor, liat aja sangkin ngebetnya sampe aku gambarin di agendaku, posternya aku tempel di kamar, pokoknya Tiger 2000 idolaku (sambil nyium gambar motor itu di agenda).

GOD: (tersenyum) Son, kesukaan dan kebanggaan orang tua adalah dapat memenuhi keinginan anaknya, kamu tahu Papa dan Mamamu sedang putar otak untuk mewujudkan apa yang kamu impikan.

GF! Meraih remote dan menyalakan televisi
GF!: (Sambil nonton beberapa waktu) Ya ampun GOD, ini tivi dari pagi sampe malem berita jelek terus, yang pencurian, pemerkosaan, bunuh diri, pembunuhan, bencana, tabrakan, wabah penyakit, korupsi. Dunia ini nggak ada abis dengan penderitaan. Mana berita bagusnya sih?

GF!: GOD, nggak di tivi, di koran, di mana-mana berita buruk semua sih. Lama-lama bisa stres otakku liat yang jelek-jelek mulu, makin lama, dunia ini makin kacau aja sih, GOD. Yang aku lihat dan dengar pasti berita yang buruk mulu, saking seringnya liat berita buruk, kayaknya jadi udah terbiasa (sambil mematikan televisi).

GF!: Kalo nggak pagi-pagi ngisi hati dan pikiranku dengan janji Firman Tuhan, dijamin berita-berita buruk ini bakalan duluan nyerobot masuk pikiranku, yang ada seharian liat kejelekan terus, yang kemarin keserempet angkot, kartu ATMku ilang, dan isinya dikuras orang pula, dimarahin dosen, ibu kantin kampus ngejutekin aku, ketipu beli barang dikira asli padahal palsu, mana harganya mahal pula, waduh lengkaplah sudah penderitaanku, kok aku jadi tiba-tiba bete gini ya, GOD?

GOD: Tadi siang berapa banyak motor Tiger 2000 yang kamu temukan di jalan?

GF!: Mmmm (rada bingung, dan heran karena arah pembicaraan GOD kayak nggak nyambung) ...ada tujuh, emang kenapa GOD?

GOD: Pada saat kamu fokus untuk mencari jenis motor itu, maka dalam 1 jam kamu menemukan motor dengan merek favoritmu itu digunakan orang mana-mana. 

GOD: Anak-Ku, Aku ingin kau melatih matamu untuk melihat bukti kehadiran-KU, bukan bukti ketidakhadiran-Ku, kalo engkau mencari ketidakhadiran-Ku, kau akan mengambil kesimpulan bahwa dunia ini sudah ditinggalkan oleh-Ku, sebaliknya ketika kamu mencari bukti kehadiran Tuhan, kamu akan segera melihat bahwa Aku besertamu, bahkan dalam masa-masa terburuk sekalipun.

GOD: Apa saja yang kamu cari, itulah yang akan kamu lihat.

GF!: Sebentar GOD, aku cerna dulu, apa saja... yang aku cari..., itulah... yang akan... aku lihat (GF! mengulangnya perlahan-lahan)

GOD: Iya, jika kamu selalu mencari yang baik, kamu akan melihat yang baik, jika kamu selalu mencari yang salah dengan orang lain, maka apa yang kamu lihat? Setiap kali kamu berpaling, semua adalah yang salah.

GF!: GOD, lagi nyindir aku ya, kok aku jadi ingat sama si Rio, dia pernah nipu aku, sampe sekarang aku sama sekali nggak percaya sama dia, dan semua yang dia lakukan nggak ada yang baik buat aku.

GOD: Karena itu, Aku ingin kau merubah caramu memandang suatu keadaan. Baca deh Yakobus 1:2-4

GF!: Sebentar aku ambil dulu PDA-ku (membuka program e-bible) ”Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarlah ketekuanan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tidak kekurangan suatu apapun”.

GOD: Semua yang kamu alami, baik dan buruk sekalipun anggaplah suatu kebahagiaan, bahkan sebauh test, karena lihatlah apa yang terjadi di balik itu semua? Imanmu bertumbuh, ketabahanmu bertambah, hidupmu akan menjadi sempurna, utuh, tidak kekurangan apapun karena engkau memandang segala sesuatu dengan cara Aku memandang.

GF!: Woww, janji ini benar-benar luar biasa GOD!

GOD: Son, apa yang kau tahu dari Daud?
GF!: Daud kan seorang pahlawan yang udah ngalahin Goliat, salah satu pemimpin Israel yang terbesar, seorang yang berkenan kepada Allah, itu aku baca di 1 Samuel 13:14.

GOD: Kamu tahu rahasia dia mengalahkan Goliat?

GF!: Tau dong, pake batu kali, kan? (GF! menjawab dengan lugunya)

GOD: Mmmm.. ya... tapi bukan itu rahasianya. Rahasianya karena Daud adalah orang yang memandang segala sesuatu bukan seperti ia memandang, melainkan seperti Allah memandang.

GF!: Oh ya, itu maksud aku GOD, hehe.

GOD: Goliat membuat setiap tentara Israel gemetar ketakutan, mereka melarikan diri ke belakang batu-batu karang, bersembunyi dalam gua-gua, sedangkan Goliat berdiri di atas sebuah perbukitan seperti seorang penggertak, mengejek bangsa Israel dan mengutuki mereka demi nama para dewanya. Daud dengan jelas menyaksikan raksasa tersebut mempermainkan bangsa Israel yang gemetar dan bersembunyi. Tapi ada apa yang dikatakan Daud?

GF!: .... (berusaha buka e-bible-nya yang keburu di-close, tapi bingung mau buka ayat yang mana)

GOD: Ia menyebut bangsa Israel sebagai ”barisan dari Allah yang hidup” (1 Samuel17:26)

GF!: Padahal jelas-jelas Daud ngelihat situasi waktu Goliat tampil, tentara Israel ngacir kalang kabut, nyumput di balik semak semak kali ya GOD?

GOD: (tersenyum)

GF!: Kalo aku pikir-pikir mereka sama sekali tidak tampak sebagai pahlawan-pahlawan dari Allah yang Mahakuasa! Seperti apa yang dikatakan Daud.

GOD: Nah itu dia, Daud mengatakan sebaliknya, ia menyebutkan mereka sebagai barisan dari Allah yang hidup (I Samuel 17:26). Daud memilih untuk memandang segala sesuatu dengan cara Allah memandangnya, bukan dengan cara manusia memandang. Itulah sebabnya ia mendapatkan kekuatan dan keberanian dari Tuhan. Dan karena ia memutuskan pilihan penting ini, Allah sanggup memakai Daud untuk mengalahkan keadaaan yang sangat sukar dan memimpin umat-Nya pada kemenangan yang sangat besar melawan bangsa Filistin.

GF!: Mengagumkan!

GOD: Son, sekarang Aku menantangmu untuk pakai ”matamu” untuk memandang sesuatu keadaan dengan cara Aku memandang.

GOD: Kehidupanmu itu seperti sebuah taman, kamu hanya akan menumbuhkan apa yang kamu tanam, Tumbuhkanlah roh yang penuh rasa syukur, tanpa memandang keadaanmu, bukan saja pada saat semuanya sesuai dengan harapan kamu, tetapi dalam segala sesuatu. Sikap bersyukur tidak pernah terbentuk dengan sendirinya, kau harus menanam dan melatihnya menurut petunjuk-petunjuk Allah. Rasa syukur akan datang, jika kamu menanamnya dalam tanah kehidupan kamu.

GOD: Dalam melatih matamu untuk melihat hal yang baik, luangkan waktu untuk menikmati lagi hal-hal yang sederhana. ”Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.” (Matius 6:22-23)

GOD: Kapan terakhir kamu berhenti sejenak untuk mencium keharuman bunga-bunga, berhenti sejenak untuk duduk dan memperhatikan matahari terbit dan terbenam, merhatiin burung berkicau pagi hari, dan menyucap syukur?

GF!: Mmm... enggak inget lagi, perasaan jarang banget deh...

GOD: Son, Hidup ini terlalu singkat untuk tidak kau nikmati, nikmatilah perjalanan hidupmu. -megi-

Monday, April 22, 2013

TANYA KENAPA??

T A N Y A   K E N A P A ????

Danar, temen satu kost GF! udah 2 hari ini nggak kelihatan batang hidungnya. GF! sebagai tetangga sekaligus temen yang lumayan kompak mulai was-was en curiga, jangan jangan Danar bun…….. (huss… dalam nama Tuhan Yesus jauhlah itu dari Danar!!)

GF! memberanikan diri gedor-gedor kamar Danar, tapi tetep nggak ada jawaban, akhirnya GF! nekat naik tangga untuk ngintip kamar Danar, ternyata si Danar cuma duduk ngelamun, dengan tampang kucel, nggak ngapa-ngapain selama dua hari, nggak makan, nggak minum, nggak mandi apalagi gosok gigi.

GF!: ”Oh no, harus diambil tindakan preventif nih, jangan sampe si Danar kesurupan en bertindak macem-macem karena kelamaan melamun” pikir GF!

GF!: ”Danar... Danar... please buka pintunya!!!”, pinta GF! yang sudah hampir setengah jam ngetok-ngetok kamar Danar.

(Akhirnya Danar mau buka pintu)

GF!: ”Hei, ada apa, man? Loe lagi ada masalah ya? Kenapa, kenapa, kenapa?”

Danar: ......... (diam seribu satu bahasa)

GF!: ”Nar, nggak ada masalah yang nggak bisa diselesaikan, semua pasti ada jalan keluarnya”

Danar: ”Percuma!!!”

GF!: ”Percuma? apanya yang percuma?”

Danar: Percuma doa tanya Tuhan nggak ada jawabannya!!

GF!: Emang loe nanya apa?

Danar: Tanya kenapa?

GF!: ”Hah... tanya kenapa??” balas GF! makin bingung

Danar: Iya aku nanya sama Tuhan, kenapa, kenapa, kenapa semua masalah ini nimpa aku, kenapa aku diskors dari pelayanan di gereja, kenapa aku di PHK, kenapa si Dilla mutusin aku, en lebih memilih sama cowo lain, padahal loe tau sendiri gimana perjuangan gue untuk mempertahankan hubungan ini. Gue udah dimusuhin, ditentang sama seluruh keluarga gara-gara gue tetep milih Dilla. Nah sekarang.... semuanya rontok.. karir, hubungan, pelayanan.

GF!: ”Oowww serius juga nih masalahnya” kata GF! dalam hati

GF!: ”God, aku mesti ngomong apa sama si Danar, tolong aku Roh Kudus!” seru GF! dalam hati

GF!: ”ehem.. eeee...”

GF! mencoba mencari kata-kata yang pas, sambil terus berdoa dalam hati minta pertolongan Roh Kudus memimpin kata-kata GF! supaya perkataan GF! bisa memulihkan Danar.

GF!: Nar, kadang pertanyaan kita salah sama Tuhan, jangan tanya ”KENAPA TUHAN, KENAPA TUHAN?” harusnya kita naik lebih tinggi lagi ”UNTUK APA MASALAH INI ADA, TUHAN?” nah kalo pertanyaan kita udah bener, maka akan datang jawaban yang bener juga.

Danar: Apa maksud loe?

GF!: Loe ganti pertanyaannya dari ”kenapa, Tuhan?”, jadi ”untuk apa masalah ini ada, Tuhan?”

GF!: ”God, please lembutkan hati Danar, supaya bisa mendengar suara-Mu melalui aku” doa GF! dalam hati.

God: Go ahead son,I’ll be with you.

GF!: Nar, ada 3 alasan kenapa masalah itu Tuhan ijinkan kita alami. Pertama, untuk menyatakan kesalahan. Yang namanya manusia, kalo nggak dikasih hukuman, pasti bakalan chaos, alias nggak karuan, kacau, jadi nggak terkendali. Nah Tuhan kasih hukuman untuk nyadarin manusia akan kesalahannya. Gue jadi keinget sama om gue yang sekarang udah pelayanan di Medan, waktu mudanya jangan ditanya badungnya kayak apa, doyan mabok, doyan  ganja, doyan judi, doyan main cewe, doyan berantem, lebih tepatnya lagi dia itu kepala preman. Semua anggota keluarga udah berbuih kali mulutnya ngotbahin dia. Hamba Tuhan udah ngelayanin. Pokoknya keluarga udah buat berbagai cara supaya om gue ini tobat, tapi bertaun-taun tetep aja profesinya jadi preman, sampe akhirnya suatu kali pas dia mau ke Bandung, bus yang dia tumpangi jatuh ke jurang, busnya hancur. Om gue ngalamin luka parah, rusuk, tangan, kaki en giginya patah, kupingnya robek.

Danar mulai tertarik mendengarkan.

GF!: Baru deh om gue bertobat. Ada orang jenis begini, ”dipukul” Tuhan dulu baru mau tobat, seperti Raja Daud bilang  ”Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu”. Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu” (Mazmur 119:67,71)

GF!: Tuhan ijinkan masalah ini menimpa om gue, karena Dia sayang, Dia nggak mau jiwa om gue binasa. Jadi ada orang yang tertindas dulu, ngalamin masalah, dapet hukuman dulu, baru bertobat.

GF!: Yang kedua, masalah ada supaya kita punya iman yang teruji. Tuhan pengen tau kalo kita mengalami masalah apa kita masih bisa bilang, ”aku mengasihi Engkau Tuhan”? Apa kita masih tetep setia  melayani en tetep ngucap syukur sama Tuhan? Loe tau kan apa yang dialami sama Sadrakh, Mesakh en Abednego. Biar kata mereka taat en cinta Tuhan mereka alamin yang namanya masalah juga. Masalah tuh nggak pandang bulu, mau orang yang taat ato nggak taat, masalah tetep ada. Nah, sekarang reaksinya yang beda. Begitu Sadrakh, Mesakh en Abednego dihadapkan pilihan tetep nyembah Tuhan ato masuk perapian yang menyala-nyala, mereka jawab ”Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja, tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu (Daniel 17-18), alias sekalipun mereka ditolong ato gak mereka tetap nyembah Tuhan.

GF!: Nah, Tuhan kepengen iman kita seperti ini, iman yang teruji, ada masalah tetep setia sama Tuhan, orang yang macem begini pertolongan hanya masalah waktu, Iman yang teruji akan menghasilkan berkat.

Danar manggut manggut, sambil ngeliatin wajah GF!.

GF!: Yang ketiga, masalah ada untuk menyatakan kasih Tuhan. Waktu Musa minta ijin pada Raja Firaun supaya bangsa Israel diijinkan pergi mempersembahkan korban kepada Tuhan di padang gurun (Kel 5:2), apa yang diperbuat Firaun? Dia malah memperlakukan bangsa Israel lebih bengis lagi, lebih kejam. Malah Tuhan membuat hati Raja Firaun makin keras hati walopun 10 tulah telah menimpa bangsa Mesir. Apa tujuannya?

GF!: Supaya bangsa Israel liat tangan Tuhan yang kuat memimpin mereka keluar dari tanah perbudakan, menunjukkan mujizat-mujizat yang besar en pertolongan-Nya pada umat-Nya. 

Danar: ”Trus, masalah gue masuk kategori keberapa? Kesatu, dua atau tiga?”

GF!: Itu dia yang kudu loe tanya sama Tuhan. Hmmm... tapi gue rasa loe masuk ketiganya deh.

Danar : ”Masuk akal juga sih yang loe bilang” Danar mulai tersenyum sedikit

GF!: Nar, kadang apa yang kita pikir baik belum tentu baik di mata Tuhan. Apa yang kita pikir buruk belum tentu buruk di mata Tuhan.

Danar: Gimana, gimana? Gue belum ngerti.

GF!: Pernah nggak loe denger kesaksian ada seorang pria yang hari itu ada jadwal meeting penting dengan seorang klien, mereka sepakat jam 1 siang ketemu di Hotel JWM, nggak tahu gimana tiba-tiba ban mobilnya kempes, dicari-cari tukang tambal ban, nggak nemu-nemu. Karena dikejar waktu, dia naik taksi, di tengah jalan tol malah macet total, bayangin di jalan tol macet, ternyata ada mobil mogok di depan jadi macet parah. Si pria ini udah nggak tenang, uring-uringan terus, ngomel-ngomel plus sungut-sungut. Dia masih terjebak macet padahal udah jam 1 siang. Si pria ini pengen marah, gondok, pokoknya campur aduk deh. Tapi satu jam kemudian terdengar berita dari radio di taxi itu kalo tepat jam 1 siang ada ledakan bom hebat di hotel tempat meeting tadi. Pria tadi baru bersyukur, berterima kasih sama Tuhan, nangis minta ampun sama Tuhan, untung aja Tuhan buat banyak rintangan sehingga dia nggak nyampe ke hotel tadi.

GF!: Kita pikir sesuatu yang buruk telah menimpa kita, padahal Tuhan merancangkan yang baik. Kita pikir Tuhan nggak nolong, nggak melindungi kita, kenapa kok Tuhan diem aja.. Justru Tuhan mau melindungi kita, justru Tuhan mau nolong kita.

GF!: Jadi jangan anggap kalo kamu punya masalah berarti Tuhan ninggalin, justru Dia mau menyelamatkan kamu, bersyukur aja, pertolongan Tuhan tinggal masalah waktu,  kamu pasti dapat jawabannya.

Satu bulan kemudian.
Danar: ”Lagi sibuk ya? ”

sapa Danar sambil ngetok kamar GF! yang terbuka

GF!: Ah enggak juga, masuk!

Danar: Eh, GF! bener yang loe bilang, untung gue di PHK, kalo nggak gue udah diciduk polisi kali, masalahnya perusahaan gue itu memanipulasi pajak besar-besaran ke pemerintah, mereka bikin dua laporan keuangan, jadi bagian keuangan semua diinterogasi, Direktur Keuangannya sekarang udah ditahan. Untung untung untung, praise God banget!!

GF!: Oh ya? Selamat deh loe, trus si Dilla gimana?

Danar: Halah... Dia sih udah nggak kepikiran lagi, gue sekarang udah punya kecengan baru di gereja.

GF!: Dasar loe.

Danar: Gue bersyukur banget diselamatkan dari cewek yang salah. Mana kita beda agama, terus dia selingkuh pula. Yang sekarang bikin gue lebih happy, keluarga gue sekarang perhatiaan banget sama gue.

Danar: Besok gue mau interview di perusahaan  XYZ, dukung doa ya, man.

GF!: Pasti! Toast dulu dong. Yang penting kalo loe diterima traktir gue.

Danar: Yoi boss!!
-megi-

Thursday, May 24, 2012

BIAR NGGAK BETE!!


                                                                               BIAR NGGAK BETE!!


Kringggg (weker ayam jago GF! meraung-raung memecah kesunyian di pagi buta nan senyap)
GF!: Whoaaam (nguap sambil meregangkan tangan kaya kucing baru bangun)

GF! : Hahhh udah pagi lagi nih, cepet banget perasaan baru aja merem udah disuruh melek lagi. Hari apa ini? Yaiks.. hari Senin, ihhh hari yang paling aku nggak suka, jalanan paling macet hari Senin, nunggu angkot pasti lamaaaa en rebutan sama orang. Mana hujan lagi di luar, mana becek nggak ada oujek. Hah??  Oh my God, udah jam 7, hiks mana mata pelajaran Pak Surono lagi, hiksss, hari Senen emang hari menjijaykan.

God: Hey Son, Good morning!!

GF!: Eh God, upss, sorry aku buru-buru nich, nggak sempet lagi sate, boro-boro sate, mandi aja udah nggak sempet lagi. Ntar ntar aja yach, God pliss jalanan jangan macet, trus kirimin aku angkot yang nyaman, oh iya God berhentiin ujan nich ribet banget, mana sepatu baru kemarin dicuci, masa udah diajak becek-becek.

GF!: (sambil melongok ke jendela) Waduh kok didoain malah tambah deres nih ujan.

Keesokan paginya

GF!: Tadi malem kok mimpiku sedih-sedih banget ya, mimpi mama sakit parah trus dipanggil Tuhan hiks.. Aduh di mimpi itu aku nangis meraung-raung sambil meluk mama. Aku kok jadi kangen banget sama mama, jadi kepengen pulang kampung aja nih, hiks hiks.. nasib anak kost.

GF!: (sambil melirik jam weker ayam jagonya) Tuh kan baru jam 4 subuh, pantesan kepalaku senut senut gini, haacihhh (GF! bersin-bersin) aduh hidungku meler, kepalaku kok gatel-gatel, yaiks… aku berketombe! Mana ketek gatal-gatal. Tuhan sembuhin aku dong.

God:Son, apakah kita bisa bercakap-cakap pagi ini?

GF!: God, mungkin pagi ini bukan saat yang tepat untuk aku berdoa, karena belakang ini hidupku berantakan banget.

God: Son, seandainya engkau mau memberi waktu terbaikmu untuk kita bersama-sama

GF!: God, rasanya aku nggak kepengen berdoa pagi ini, karena begitu aku bangun aku langsung punya pikiran-pikiran buruk, aku juga langsung memikirkan kegiatan-kegiatanku yang padat sepanjang hari. Kalo bangun pagi udah bete bisa kebawa sampe malem, dan jadinya hidupku rasanya berantakan sepanjang hari. Bawaannya males berdoa, males baca alkitab, apalagi menyembah Tuhan. Entar-entar aja yach God, kalo hatiku lagi enak.

God: Son, Aku rindu, rindu dengan nyanyianmu, rindu saat kau bersenandung memuji Aku saat di kamar mandi, rindu kau ikut memuji dengan CD player di kamar ini.

GF!: God, emangnya waktu-waktu seperti itu penting bagi-Mu?

God: Setiap saat Aku rindu pada-Mu, Son. Setiap pagi Aku menunggu, Aku rindu mencurahkan kasih-Ku, Aku selalu datang padamu dengan kasih yang baru setiap pagi (Ratapan 3:22-23). Son, selain Aku, ada oknum yang juga ingin mencuri perhatianmu dari-Ku. Sadarkah kamu setiap pagi iblis mencoba dengan segala cara untuk merebut pikiran anak-anak-Ku. Begitu bangun iblis ingin kamu berpikir hal-hal yang buruk, yang tidak menyenangkan, membuatmu enggan dan malas untuk memuji dan berbicara pada-Ku.
God : Yang lebih parah lagi, iblis buat kamu berpikir ini hari yang buruk. Dia ingin mencuri damai dan sukacitamu dengan membuatmu merasa bete atau sedih begitu kamu bangun pagi. Kamu nggak sadar iblis sedang mencuri sukacitamu, imanmu, kepercayaanmu pada-Ku. Padahal setiap pagi adalah kesempatan yang baru untuk memulai harimu dengan benar.

GF!: God, sepertinya aku udah kecolongan berkali-kali yach.

God: Belum terlambat, Son. Aku ingin kamu tahu kebenaran ini Ibrani 13:15
“Sebab itu, marilah kita. Oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.

God: Aku ingin anak-anak-Ku memulai hari dengan ucapan syukur, Aku tidak suka mendengar anak-Ku bersungut-sungut dan berkeluh kesah. Itu menandakan mereka tidak percaya pada-Ku sepenuhnya.

God: Aku tidak pernah lupa bagaimana dulu Musa, hambaku, setiap pagi selalu membangun mezbah dan membakar korban bakaran bagi-Ku itu seperti dupa yang harum di hadapan-Ku. Lalu dia berdoa dan membaca kitab perjanjian di depan bangsa pilihan-Ku dan berkata “segala firman Tuhan akan kami lakukan dan akan kami dengarkan (Keluaran 4:1-7). Hati-Ku begitu senang dibuatnya.

GF!: God, aku juga ingin membuat hati-Mu senang. God, apa yang membuat hati-Mu senang?

God: Sekarang ini kau tidak perlu lagi membakar korban binatang dan menyiramkan darahnya di atas mezbah seperti Musa. Kamu hidup di masa dimana Aku tidak lagi membutuhkan korban yang mati, kamulah persembahan yang hidup itu, Son (Roma 12:1-2). Aku ingin kamu tahu, Aku suka dipuji, ditinggikan, disembah dan dimuliakan. Bawalah korban pujian dan syukur di hadapan-Ku tiap pagi, Son. Apapun keadaamu, ucapkanlah syukur, percayalah padaKu.

GF!: God, ampuni aku, pastilah kemarin Kau mencium bau yang tidak sedap dari mulutku karena aku selalu bersungut-sungut dan beteee terus.

God: Aku mengasihimu, Son (dengan mimik muka yang tulus dan lembut)

GF!: God, ini seluruh hidupku aku mau jadi persembahan yang hidup bagimu, mumpung masih jam 6 pagi, belum terlambat untuk memulai pagi ini bersama-Mu.

God: …(tersenyum)

-megi-



Copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com