Showing posts with label visi. Show all posts
Showing posts with label visi. Show all posts

Thursday, April 5, 2012

WHAT WE SHOULD DO KNOW??


WHAT WE SHOULD DO KNOW??

Dahsyat!! Tuhan sudah mulai bekerja dengan lebih lagi. Di mana-mana kita mulai mendengar tentang adanya kegerakan Roh Kudus, orang-orang mulai bertobat, Tuhan menampakkan diri, kegerakan anak muda, dsb. Hujan awal dan hujan akhir sudah turun, tapi ada beberapa yang harus kita perhatiin nih:

I RAJA-RAJA 19

1.   Hati-hati sama intimidasi dari roh Izebel!!
Kita yang ada dalam Tuhan musti hati-hati, soalnya sering waktu kita lagi semanget, tahu-tahu ada sesuatu dalam hidup kita yang bisa bikin kita down, alias loyo lagi. Elia ternyata juga pernah ngalamin hal yang sama, waktu kuasa Tuhan udah dinyatain harusnya Elia exiting, tapi kenyataannya dia malah ketakutan, pake pengen mati segala.
‘cukuplah itu! Sekarang, ya Tuhan, ambillah nyawaku...’ IRAJA-RAJA 19:4b.Penyebabnya ternyata gara-gara dia ngerasa sendirian (IRAJA-RAJA 19:10). Emang kalo kita ‘perang’ (pelayanan, misi, doa) sendirian, sering rasanya berat banget, kita gampang diserang balik sama si jelek itu. Makanya Tuhan mau kita mulai bangun unity sama yang lain, supaya waktu kita lemah ada yang nguatin kita.

Gimana dong ngebangun unity itu?
Kalo di kebaktian yang rame-rame, boro-boro unity, kenal aja kagak, paling banter unity secara Roh. Kalo unity secara persaudaraan  bakal lebih OK di kelompok sel/FA. Makanya sekarang ini kalo kita mau bisa makin maju dalam Tuhan, nggak loyo lagi, kita harus ikut di dalam kelompok sel/FA. Ikutnya jangan pasif, kalo pasif ya pasti nggak efek! Aktif & inisiatif dong, itu baru keren. Bangun deh persaudaraan yang bener di kelompok sel/FA kita, pasti kita bakal makin maju di dalam Tuhan, iblis bakal kocar-kacir gara-gara apa yang Tuhan buat lewat kita, andyang pasti kita nggak akan ‘perang’ sendirian lagi. Karena itu ayo semua harus ikut dalam kelompok sel/FA.

Tahu nggak kenapa Tuhan lagi seru-serunya bawa Gereja masuk ke dalam gerakan kelompok sel?

a.   Siap menghadapi aniaya.
Wah, kalo yang ini nggak usah ngomong deh, jumlah Gereja yang dibakar, diteror, dsb, udah yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, and kayanya bakal terus naik. Kalo kita lihat, jemaat mula-mula dulu juga dianiaya, tapi kok mereka bisa terus bertambah, dan terus ngalamin kuasa Tuhan, ya?
KISAH 2:46 ‘dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati’
Ternyata mereka bisa gitu gara-gara mereka seimbang antara ‘ibadah raya’ dengan ‘kelompok sel’.

b.    Buat nampung penuaian.
Tahu nggak, di Keramat, itu lho tempat Tuhan nampakin diri, Gereja di sana sampe nggak bisa nampung yang mau bertobat!! Kalo nanti Tuhan lakuin pekerjaan yang lebih dahsyat, wah, mana ada gedung Gereja yang bisa nampung!! Karena itu kalo kita memang mau nuai jiwa besar-besaran, kita musti bangun kelompok sel/FA sama-sama di mana-mana. Kelompok sel ini yang bakal jadi lumbung buat jiwa-jiwa. Karena itu bangun kelompok sel kita supaya sehat, supaya terus bertambah banyak, dan siap nampung tuaian di akhir jaman ini.

c.   Mempersiapkan kita jadi umat yang layak.
Sewaktu-waktu Tuhan bisa dateng nih, jemput GerejaNya. Kalo pun Tuhan belon dateng, umur kita yang bisa putus kapan aja. He.. he.. bukan nakut-nakutin, emangnya gitu kan? Makanya kita musti jadi umat yang layak, supaya kapan aja menghadap Tuhan kita siap, hidup kita udah berbuah and udah ikut jalanin ‘mission impossible’-nya Tuhan. Nah, untuk itu kita harus jadi murid Yesus, yang nggak hanya denger Firman Tuhan, tapi mau ngejalaninnya, nggak hanya mau diberkati tapi mau memberi, nggak hanya mau diselamatin tapi mau cari jiwa. Itu baru murid Yesus! Buat jadi murid, ya kita harus mau dibina. Di kelompok sel/FA ini jugalah, kalo kita mau ikut sungguh-sungguh, kita bakal diajar jadi muridnya Tuhan yang sungguh-sungguh, dan kita bakal jadi umat yang layak.

d.   Tempat penggembalakan yang lebih baik.
Kalo di Gereja, banyak yang kecewa sama pak pendeta. Soalnya waktu salaman eh.. dianya lupa nama kita, padahal kan udah kenalan 3x. Kalo di kelompok sel hal begituan nggak bakal deh kejadian, soalnya khan kita bisa saling merhatiin dengan lebih baik, kita bisa saling nguatin, bisa curhat sama pembina/kakak rohani kita, kita bisa ‘dimarahin’ kalo lagi ngaco, kita bisa diarahin buat pelayanan yang nyata, dsb. Pokoknya kalo kita mau aktif & sungguh-sungguh di dalam kelompok sel/FA kita, bakal asyik deh.

2.   Perjumpaan dengan Tuhan.
Kenapa banyak yang sering loyo rohaninya, ya? Semanget ikut Tuhan paling banter 2 bulan, udah gitu males lagi. Ada KKR jadi semanget lagi, terus loyo lagi, terus... Tahu nggak, yang kita perluin supaya nggak kaya gitu terus sebenernya: ‘perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi’ yang terus menerus. Kalo kita ngalamin ‘perjumpaan sama Tuhan’, kita bakal dapet banyak pewahyuan, pengertian tentang Tuhan, ngalamin kemuliaan & kuasa Tuhan dalam hidup kita, punya hubungan pribadi yang seger terus sama Tuhan. Kalo udah gini, wah dijamin masalah keloyoan rohani bisa diatasi.

Wah, mau dong!? Nggak gampang lho! Emang buat keselamatan dalam Yesus itu gratis, tapi kalo kita mau ngalamin kemuliaan Tuhan yang makin besar, ada harga yang musti kita bayar. Kita harus bikin ‘tahta’ buat Tuhan.
MAZMUR 22:4 ‘sebab Engkaulah yang kudus, yang bertahta di atas puji-pujian umatMu’ (terj. bebas)
Pujian dan penyebahan yang gimana yang bisa jadi ‘tahta’ buat Tuhan? Pujian dan penyembahan yang keluar dari hidup yang taat (mau ngelakuin Firman Tuhan), rendah hati (mau ditegur, mau dibentuk & dinasehati), kudus (nggak kompromi sama dosa). Tuhan juga bakal  ber’tahta’ dalam hidup kita, bila kita jadi ‘the right man in the right place’, alias ambil bagian dalam pelayanan sesuai dengan karunia yang sudah Tuhan kasih buat kita, jadi nggak hanya asal seneng melayani. Karena itu, ayo kita semua jangan ada yang ketinggalan, ambil posisi yang ditentuin buat kamu dalam tubuh Kristus ini, jangan sampe ketinggalan waktu kemuliaan Tuhan dinyatain.

Segitu dulu ya, tuntunan Tuhan buat kita, nanti diterusin. Yang penting kita udah ngelakuin belon? Soalnya tanpa ketaatan nggak bakal ada efeknya buat hidup kita. GBY


Copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com

Sunday, January 22, 2012

VISI DAN MIMPI ADALAH BAHASA ROH KUDUS


VISI DAN MIMPI ADALAH BAHASA ROH KUDUS
Oleh Pastor Indri Gautama

Suatu hari, rasul Naomi Dowdy membagikan visinya tentang gereja yang berkemenangan, yang tidak dapat ditaklukkan oleh alam maut seperti yang Tuhan Yesus katakan di Matius 16:18. Hati saya membara membayangkan gereja yang sangat berkuasa seperti itu. Saya tidak punya ambisi menjadi gembala, tapi sangat bergairah mengembangkan suatu generasi yang betul-betul berkaliber dan bermental Kerajaan Sorga yang membawa dampak di bidang pemerintahan, pendidikan, kesenian, kesehatan, hukum dan peradilan, dunia usaha dan dalam segala bidang.

“Kemudian dari pada itu akan terjadi,
bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki- laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu”. (Yoel 2:28-29)

Ayat di atas adalah nubuat nabi Yoel yang sedang terjadi saat ini. Tujuan utama Roh Kudus dicurahkan bukan untuk berbahasa roh, tapi supaya kita bernubuat, menerima mimpi dan penglihatan karena melalui Roh Kudus, Tuhan memberi kemampuan pada kita untuk melihat apa yang Tuhan rencanakan bagi kita. Visi adalah bahasa yang dipakai Roh Kudus untuk menyatakan pikiran Tuhan.

Allah kita visioner
Allah yang kita sembah adalah Allah yang visioner. Kita diselamatkan karena kuasa dari visi Allah. Suatu hari melihat dunia yang hancur karena dosa, kejahatan dan kutuk, Dia berkata: “Aku punya suatu visi. Aku akan mentransformasi apa yang Aku lihat ini menjadi suatu karya ciptaan yang baru, yang layak menjadi mempelai-Ku.”

Kemudian Allah Bapa, Yesus dan Roh Kudus bertemu dalam sebuah rapat untuk membuat  strategi untuk memutarbalikkan kondisi dunia dan manusia yang sudah jatuh dalam dosa menjadi mempelai Kristus. Dalam rapat itu, satu pribadi bernama Yesus mengangkat tangan dan menyediakan Diri-Nya menjadi bayaran. Yesus berkata: “Setiap orang yang sudah kehilangan kemuliaan Allah akan kembali memilikinya, setiap orang yang hilang keserupaannya dengan Allah akan menjadi serupa kembali, setiap orang yang kehilangan kuasa Allah akan memilikinya kembali!”

Visi dan tujuannya
Visi adalah gambaran masa depan dari Tuhan yang menghasilkan gairah yang menggelora di hati, seperti api yang membakar manusia roh kita. Visi memiliki kekuatan. Visi mempunyai kuasa. Visi  menterjemahkan pikiran Tuhan bagi kita, demikian kata Bill Hybel.

Vision diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai wahyu. Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum. – Amsal 29:18.

Tuhan memberi visi (= wahyu), supaya kita punya tujuan. Kalau ada tujuan, hidup kita terarah dan tidak liar. Sebaliknya, tanpa wahyu, tidak ada tujuan, kita tidak akan kemana-mana dan tidak akan mencapai apa-apa. Karena itu, sangat penting memperoleh pewahyuan dari Roh Kudus.

Dampak visi
Waktu Tuhan memberikan visi-Nya, maka visi itu menghasilkan banyak dampak seperti:

1. Visi membangkitkan inspirasi dan ilham di hati kita yang akan menjadi bahan bakar supaya visi itu terjadi.
2. Visi membuat kita berinisiatif dan rajin.
3. Visi membuat rasul Paulus rela mati (Kisah Para Rasul 20:24). Visi membuat jantung kita berdenyut kencang.
4. Visi memberi vitalitas, tenaga dan gairah. Kita tidak akan tinggal diam. Orang yang bervisi akan bertindak dan terus berjuang mengatasi tantangan demi tantangan dengan penuh gairah. Visi yang dari Tuhan akan membuat kita tetap bergairah. Sekalipun visi itu sudah lama kita terima, kita akan tetap bergairah menceritakannya, sangat segar seperti baru kemarin kita mendapatkannya dari Tuhan.
5. Visi memberi arahan. Waktu kita melihat gambaran masa depan yang Tuhan berikan, maka kita akan bergerak ke arah tersebut. Kita jadi punya sasaran.
6. Akibat arahan yang jelas, maka visi juga akan membuat kita fokus.
7. Visi membangkitkan rasa memiliki. Janji Tuhan berlaku dari angkatan ke angkatan dan dari generasi ke generasi. Visi dari Tuhan tidak berhenti pada seseorang waktu orang itu mati, tapi harus diteruskan pada generasi penerus yang siap melakukannya dengan lebih hebat.

Apakah visimu dari Tuhan?
Karena Allah yang kita sembah adalah Allah yang visioner, Dia sangat rindu memberikan visi kepada setiap anak-Nya. Semua gambaran Tuhan bagi kita sudah dijabarkan di dalam Alkitab jauh sebelum dunia dijadikan. Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita mengetahui apakah visi kita berasal dari Tuhan atau bukan? Tanyakan delapan hal berikut ini pada diri kita sendiri.

1. Apakah kita sudah berserah total pada Tuhan?
Kita tidak mendesak Tuhan, tapi duduk di kaki-Nya dengan sabar, percaya dan tidak ragu bahwa Tuhan mau berbicara dengan kita sekalipun perlu waktu untuk menunggu.

2. Apakah Anda kita sudah meminta Tuhan untuk menyingkapkan visi-Nya pada kita?
Apakah kita bertanya pada Tuhan apa arti visi tersebut? Latih dan praktekkan bahasa roh setiap hari. Pada waktu kita berbahasa Roh, manusia roh kita bersekutu dengan Tuhan dan Roh Kudus berbicara pada kita melalui visi karena visi adalah bahasa Roh Kudus yang menggambarkan pikiran Allah.

3. Apakah kita datang pada Tuhan dengan tangan yang hampa? Atau dengan tangan yang penuh dengan jadwal harian kita dan sekedar minta Tuhan memberkati rencana Anda?
Jangan menciptakan gambaran sendiri dalam pikiran kita. Pusatkan pikiran pada Tuhan dan jangan pusing dengan urusan pribadi. Visi dari Tuhan pasti menghormati Allah dan memajukan Kerajaan Sorga.

4. Apakah kita sudah berpuasa dan berdoa seperti yang dilakukan Daniel?
Daniel berpuasa untuk meminta pewahyuan akan waktu (kapan) dan cara (bagaimana) janji-janji dan nubuat Tuhan digenapi. Puasa adalah sikap merendahkan diri di hadapan Tuhan.

5. Apakah kita sudah berdiam diri dan menantikan Tuhan, benar-benar hanya kita dan Tuhan?
“Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!...”  Mazmur 46:11 mengajarkan jiwa kita untuk tenang, jangan gundah gulana di hadapan Tuhan. Untuk apa? Untuk belajar sensitif mendengar suara Roh Kudus. Belajarlah tenang pada waktu berdoa, pada waktu memuji dan menyembah Tuhan.

6. Apakah kita sudah membersihkan hidup kita dari semua sifat dosa dan pola hidup yang najis?
Jaga hati kita supaya tetap bersih dari kepahitan, kebencian, dendam, motivasi pribadi, iri, kecewa (Matius 5:8 dan Amsal 4:23). Visi akan dengan mudah Tuhan berikan pada hati yang murni seperti hati Daniel dan rasul Yohanes. Kita jaga pikiran dengan cara memperbaharuinya setiap waktu, supaya pikiran kita sejalan dengan pikiran Tuhan, sebab Tuhan mau memberikan gambaran di situ.

7. Apakah kita sudah mencabut semua suara yang menghalangi suara Tuhan?
Singkirkan semua suara yang berkata bahwa ini hanya imajinasi kita sendiri. Suara-suara seperti itu membuat kita tidak bisa mendengar suara Tuhan. Kehidupan memuji dan menyembah harus menjadi gaya hidup anak-anak Tuhan setiap hari. Ada kuasa dalam penyembahan. Nabi Elisa saja perlu pemain musik (2 Raja-Raja 3:15) dan waktu kecapi dimainkan, kuasa Tuhan turun dan Tuhan berbicara.

8. Apakah kita sudah mempelajari dengan rajin buku-buku mengenai orang-orang yang berhasil pelayanannya di dunia?
Karena visi Tuhan di pelayanan lain dapat menjadi inspirasi bagi kita yang tidak bervisi.

Menerima visi dari Tuhan
Visi Tuhan Yesus di Matius 16:18 – yaitu gereja yang berkuasa, yang tidak dapat ditaklukkan oleh alam maut – benar-benar melahirkan gairah yang membara di hati saya. Anak-anak Tuhan adalah agen tranformasi yang akan mengubah Indonesia dan dunia bagi kemuliaan Tuhan.

Anak muda Indonesia akan menjadi generasi pemimpin yang takut akan Tuhan, yang betul-betul bermental Kerajaan Sorga. Indonesia akan bebas korupsi karena manusianya mempunyai hati yang baru, yaitu hati yang takut akan Tuhan, hati yang berintergritas. Baru Indonesia akan dimenangkan bagi kemuliaan Allah.

Tuhan Yesus memerlukan agen-agen transformasi yang mau memeluk visi-Nya, yang bergairah, yang menangis bahkan rela mati untuk melihat visi itu digenapi. Untuk melihat Indonesia dan dunia berubah menurut gambaran masa depan yang Tuhan berikan. (ig)
Preacher of the month
Pastor Indri Gautama
Senior Pastor & Rasul Gereja Generasi Apostolik.

Pastor Indri Magdalena Gautama adalah gembala senior dan pendiri Gereja Generasi Apostolik di Jakarta, Indonesia. Beliau memiliki panggilan apostolik yang kuat dan bergairah untuk mentransformasi hati orang agar berbalik pada Tuhan, untuk melihat umat Tuhan memeluk dan mengemban amanat agung-Nya. Dengan visi tersebut, Pastor Indri Gautama mengadakan berbagai kebaktian penginjilan, seminar-seminar pengajaran dan konferensi-konferensi di kota-kota besar di banyak pulau di Indonesia dan di negara-negara lainnya.






Pada tahun 1774, seorang pemimpin politik bernama John Adams, dengan berani menentang kebijakan kolonial Inggris di benua Amerika dan ia mendeklarasikan visinya akan suatu negara yang bebas dari pemerintahan kerajaan Inggris. Banyak orang mencemooh, namun dua tahun kemudian, 4 Juli 1776, lahirlah negara kesatuan Amerika – the United States of America.

Menjelang akhir abad 19, kakak beradik Wilbur dan Orville Wright menyatakan bahwa masa penerbangan telah tiba. Orang mentertawakan mereka, dan merekapun mengalami banyak kegagalan dalam eksperimen mereka. Tapi pada 17 Desember 1903, Wilbur dan Orville mencatat sejarah dunia dengan menerbangkan pesawat kecil bermesin dua dari pantai pesisir Kitty Hawk, North Carolina.

Tahun 1940, penginjil muda Billy Graham mempunyai mimpi yang radikal. Ia melihat setiap stadion dipadati dengan jiwa-jiwa yang berlari ke altar, menyerahkan hidup mereka kepada Tuhan sementara lagu “Just as I am”dinaikkan. Hari ini, ratusan juta orang telah menerima Tuhan melalui Dr. Billy Graham.

Seorang pendeta muda di sebuah gereja baptis di Atlanta, Georgia, Dr. Martin Luther King dalam impiannya melihat dua orang anak yang berbeda warna kulitnya, bermain bersama di ayunan, tanpa prasangka, tanpa kebencian, tanpa pertentangan SARA. Dr. Martin Luther King punya mimpi untuk menghentikan perbudakan di Amerika Serikat.

Apakah persamaan John Adams, the Wright brothers, Billy Graham dan Dr. Martin Luther King? Dunia berubah karena ada orang-orang yang berani mempunyai visi yang sangat kuat dan berani. Kalau mereka bisa membawa perubahan di dunia, kenapa Anda tidak? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.

Tuhan berkata di Yesaya 55:8: “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, ......”  Berapa besar visi Tuhan dalam hidup Anda yang akan digenapi? Karena tanpa visi, kerajaan Allah tidak dapat dimajukan dan diperluas.




Monday, July 26, 2010

Generasi Muda yang Profetik

Tuhan sedang Membangkitkan Generasi Muda yang Profetik di Akhir Jaman.

Kisah Para Rasul 2 : 17

‘Akan terjadi pada hari-hari terakhir – demikianlah Firman Allah – bahwa Aku akan mencurahkan RohKu ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu ayang tua akan mendapat mimpi’.

Tahu nggak? Sebenernya jadi generasi muda saat ini bener-bener exciting sekali! Generasi ini punya panggilan yang sangat unik dan spesial. Ada beberapa dasar untuk hal ini:

  1. Generasi muda saat ini adalah generasi yang hidup pada puncak pemulihan segala sesuatu yang Tuhan sedang kerjakan untuk membawa gerejanya masuk dalam kesempurnaan.

  2. Generasi muda saat ini bisa jadi adalah generasi yang terakhir sebelum Tuhan datang.

  3. Generasi muda saat ini hidup dalam puncak penggenapan nubuat Alkitab.

  4. Generasi muda saat ini punya potensi dan warisan profetik yang sangat besar.

  5. Generasi muda saat ini memiliki peran yang sangat penting dalam penuaian besar di akhir jaman.


Dari Firman Tuhan, salah satunya ayat di atas, kita bisa melihat bahwa Gereja akhir jaman akan hidup dalam dimensi yang profetik, maksudnya hidup di dalam hubungan yang intim dengan Tuhan, sehingga kuat sekali dalam mengenali isi hati Tuhan dan pergerakan Tuhan. Kita akan semakin banyak melihat anak-anak muda atau teruna-teruna di Gereja menyampaikan nubuat (pesan Tuhan) dan mendapat penglihatan secara supranatural yang tajam dan teruji.

Di Gereja mula-mula ada seorang pemberita injil yang bernama Filipus, yang memiliki empat anak dara yang beroleh karunia untuk bernubuat (Kisah 21:9). Jangan heran kalau Gereja di akhir jaman, akan semakin kuat bergerak di dalam kehidupan yang seperti itu. Hal tersebut akan menjadi jadi praktek sehari-hari dalam keluarga Kristen dan pelayanan Gereja. Dengan pengurapan untuk mengenali isi hati Tuhan itulah Gereja yang akan masuk ke dalam pelayanan yang nantinya berdampak untuk merubah lingkungan di sekitarnya.

Generasi muda, kalian harus dipersiapkan dan diperlengkapi untuk menjadi ujung tombak dalam penuaian, sedangkan kami dari generasi tua akan lebih banyak berfungsi sebagai bapak rohani. Generasi muda yang profetik akan lahir ketika generasi tua bergerak dalam fungsi dan kuasa apostolik (pengurapan untuk membangun, meletakkan dasar yang benar bagi Tubuh Kristus). Dengan kata lain, salah satu strategi penting dalam penuaian akhir jaman adalah membangkitkan generasi muda yang bergerak secara profetik. Generasi muda, kalian harus menyadari panggilan dan kesempatan luar biasa yang Tuhan sediakan untuk kalian! Ini adalah masa yang paling menggairahkan untuk generasi muda!

Ciri-ciri dari generasi muda yang profetik:

  1. Hidup dalam keintiman 24 jam dengan Tuhan (Yohanes 15 : 1-8)

  2. Berdoa, memuji dan menyembah seperti Daud (Mazmur 63)

  3. Merindukan hadirat Tuhan siang dan malam (Yesaya 26:9)

  4. Mendengar suara Tuhan secara pribadi (Yohanes 10: 1-5)

  5. Melayani dalam karunia-karunia profetik – perkataan hikmat, perkataan pengetahuan, membedakan roh, bernubuat (1 Korintus 12)

  6. Menyampaikan pesan dari Tuhan (Yesaya 61:1)

  7. Menyatakan isi hati Tuhan (Amsal 1:23)

  8. Mempersiapkan dan membawa gereja masuk ke masa depan (II Korintus 5:5)

  9. Menyatakan karakter Kristus (Galatia 5:22-23)


10.  Hidup dalam kuasa salib dan kebangkitan Kristus (Filipi 3:10)

OK, selamat memasuki masa-masa yang Tuhan sediakan bagi kalian. Majulah dengan berani di dalam Tuhan, jangan setengah-setengah! Raihlah semua yang Tuhan sediakan bagi generasi kalian dengan maksimal! (Jerri Lubis) anakmuda.net

Saturday, July 10, 2010

TUA-TUA



Wahyu 5:8-11

Dalam kitab Wahyu diceritain tentang tua-tua yang tinggal dekat sama Tuhan, mereka dianugerahi mahkota emas, mereka banyak memuji dan menyembah Tuhan. Mereka tinggal di Surga yang luar biasa asyiknya itu! Pengen nggak kita ada di sana juga suatu saat nanti?

Wahyu 4:4


Tua-tua itu pake baju putih, lambang perbuatan benar. Kalau kita mau jadi seperti tua-tua itu, duduk di atas tahta (mendapat tempat di Surga), dan pake mahkota (lambang upah untuk semua jerih lelah kita buat Tuhan) maka kita juga harus pake pakaian putih.

Secara rohani, pakaian putih itu menggambarkan keadaan hidup setiap kita. Apa kita sudah punya kehidupan yang OK? Udah belon kita pake pakaian putih? Hei, coba deh kita perhatiin soal pakaian rohani ini, soalnya ada 3 jenis pakaian rohani dalam FT yang kita perlu tahu!

  1. 1. PAKAIAN PUTIH = perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.


“Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih! (lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus)” – Wahyu 19:8

Kalo kita mau dikasih pakaian putih sama Tuhan, kita musti mulai ngelatih diri kita untuk melakukan FT dalam hidup kita sehari-hari. Ayo kita belajar ngelakuin FT di sekolah, di kampus, di kantor, di antara sohib-sohib kita, juga di rumah kita. Ayo kita belajar buat nggak nyontek lagi, nggak tipsani (tipu sana-sini), nggak gosip lagi, nggak teler lagi, nggak ikut-ikutan bikin dosa hanya supaya kita nggak dianggap kuper! KEPUTUSAN! Itu yang kamu perluin buat bisa belajar hidup benar di dalam Tuhan, dan itu keren banget!

  1. 2. PAKAIAN CEMAR = perbuatan dosa.


“...dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa” – Yudas 1:23

Kalo kamu masih hidup dalam dosa, ayo bertobat! Sampe kapan kamu mau tinggal dalam keadaan seperti itu? Kalo Tuhan larang kita hidup dalam dosa, itu bukan gara-gara Dia seneng bikin hidup kita terkekang. Semua itu Tuhan buat karena Tuhan tahu bahwa apa yang ditawarin iblis itu nggak ada yang baik, semuanya cuma kedok buat ngejerat hidup kita.

30 tahun lalu ada anak muda yang keren & fungky buat anak muda jaman itu. Untuk tetep keren & fungky itu dia lakuin semua dosa, termasuk ngisep ganja, dan banyak dosa lainnya. Dia BAHAGIA SAAT ITU. Sekarang dia udah umur sekitar 50-an, dan udah sejak lama, waktu temen seumurnya masih pada sehat, dia udah susah gerak. Sarafnya terganggu gara-gara ganja yang banyak dia isep, gara-gara semua dosa yang dia nikmati di masa mudanya. Dia nyesel banget untuk itu semua, sayangnya penyesalan itu terlambat datang.

Kamu nggak perlu seperti itu! Cepet ambil keputusan yang bener, Tuhan nunggu kamu, tangan dan hatiNya selalu terarah untuk kamu.

“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” – 1 Yoh 1:9

  1. 3. PAKAIAN PALSU


“Ia berkata kepadanya: Hai Saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta?” – Matius 22:11-12

Ada juga orang yang dateng ke Tuhan seakan-akan pake ‘baju pesta’, tapi Tuhan tahu mana baju putih yang benar, mana baju putih yang palsu. Ada orang yang mikir bahwa kita bisa dapet baju putih yang bener dengan hanya sering ke Gereja, ikut pelayanan, dsb, tanpa mau belajar ngelakuin FT dalam hidup kita sehari-hari. Sorry ya, GF! nggak bermaksud sinis, tapi itu palsu! Persembahan, aktif ke Gereja, aktif dalam melayani, itu semua bagus dan perlu. Tapi tanpa kehidupan sehari-hari yang benar, semua itu percuma. Tuhan Yesus nggak bisa ditipu.

“Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan” – Matius 9:13a

Ayo kita mulai belajar hidup sesuai FT dalam kehidupan kita sehari-hari, jangan sampe penyesalan datang terlambat. Perhatikan pakaian rohani kita, OK? GBU! (and)