Showing posts with label MIMPI. Show all posts
Showing posts with label MIMPI. Show all posts

Sunday, January 22, 2012

VISI DAN MIMPI ADALAH BAHASA ROH KUDUS


VISI DAN MIMPI ADALAH BAHASA ROH KUDUS
Oleh Pastor Indri Gautama

Suatu hari, rasul Naomi Dowdy membagikan visinya tentang gereja yang berkemenangan, yang tidak dapat ditaklukkan oleh alam maut seperti yang Tuhan Yesus katakan di Matius 16:18. Hati saya membara membayangkan gereja yang sangat berkuasa seperti itu. Saya tidak punya ambisi menjadi gembala, tapi sangat bergairah mengembangkan suatu generasi yang betul-betul berkaliber dan bermental Kerajaan Sorga yang membawa dampak di bidang pemerintahan, pendidikan, kesenian, kesehatan, hukum dan peradilan, dunia usaha dan dalam segala bidang.

“Kemudian dari pada itu akan terjadi,
bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki- laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu”. (Yoel 2:28-29)

Ayat di atas adalah nubuat nabi Yoel yang sedang terjadi saat ini. Tujuan utama Roh Kudus dicurahkan bukan untuk berbahasa roh, tapi supaya kita bernubuat, menerima mimpi dan penglihatan karena melalui Roh Kudus, Tuhan memberi kemampuan pada kita untuk melihat apa yang Tuhan rencanakan bagi kita. Visi adalah bahasa yang dipakai Roh Kudus untuk menyatakan pikiran Tuhan.

Allah kita visioner
Allah yang kita sembah adalah Allah yang visioner. Kita diselamatkan karena kuasa dari visi Allah. Suatu hari melihat dunia yang hancur karena dosa, kejahatan dan kutuk, Dia berkata: “Aku punya suatu visi. Aku akan mentransformasi apa yang Aku lihat ini menjadi suatu karya ciptaan yang baru, yang layak menjadi mempelai-Ku.”

Kemudian Allah Bapa, Yesus dan Roh Kudus bertemu dalam sebuah rapat untuk membuat  strategi untuk memutarbalikkan kondisi dunia dan manusia yang sudah jatuh dalam dosa menjadi mempelai Kristus. Dalam rapat itu, satu pribadi bernama Yesus mengangkat tangan dan menyediakan Diri-Nya menjadi bayaran. Yesus berkata: “Setiap orang yang sudah kehilangan kemuliaan Allah akan kembali memilikinya, setiap orang yang hilang keserupaannya dengan Allah akan menjadi serupa kembali, setiap orang yang kehilangan kuasa Allah akan memilikinya kembali!”

Visi dan tujuannya
Visi adalah gambaran masa depan dari Tuhan yang menghasilkan gairah yang menggelora di hati, seperti api yang membakar manusia roh kita. Visi memiliki kekuatan. Visi mempunyai kuasa. Visi  menterjemahkan pikiran Tuhan bagi kita, demikian kata Bill Hybel.

Vision diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai wahyu. Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum. – Amsal 29:18.

Tuhan memberi visi (= wahyu), supaya kita punya tujuan. Kalau ada tujuan, hidup kita terarah dan tidak liar. Sebaliknya, tanpa wahyu, tidak ada tujuan, kita tidak akan kemana-mana dan tidak akan mencapai apa-apa. Karena itu, sangat penting memperoleh pewahyuan dari Roh Kudus.

Dampak visi
Waktu Tuhan memberikan visi-Nya, maka visi itu menghasilkan banyak dampak seperti:

1. Visi membangkitkan inspirasi dan ilham di hati kita yang akan menjadi bahan bakar supaya visi itu terjadi.
2. Visi membuat kita berinisiatif dan rajin.
3. Visi membuat rasul Paulus rela mati (Kisah Para Rasul 20:24). Visi membuat jantung kita berdenyut kencang.
4. Visi memberi vitalitas, tenaga dan gairah. Kita tidak akan tinggal diam. Orang yang bervisi akan bertindak dan terus berjuang mengatasi tantangan demi tantangan dengan penuh gairah. Visi yang dari Tuhan akan membuat kita tetap bergairah. Sekalipun visi itu sudah lama kita terima, kita akan tetap bergairah menceritakannya, sangat segar seperti baru kemarin kita mendapatkannya dari Tuhan.
5. Visi memberi arahan. Waktu kita melihat gambaran masa depan yang Tuhan berikan, maka kita akan bergerak ke arah tersebut. Kita jadi punya sasaran.
6. Akibat arahan yang jelas, maka visi juga akan membuat kita fokus.
7. Visi membangkitkan rasa memiliki. Janji Tuhan berlaku dari angkatan ke angkatan dan dari generasi ke generasi. Visi dari Tuhan tidak berhenti pada seseorang waktu orang itu mati, tapi harus diteruskan pada generasi penerus yang siap melakukannya dengan lebih hebat.

Apakah visimu dari Tuhan?
Karena Allah yang kita sembah adalah Allah yang visioner, Dia sangat rindu memberikan visi kepada setiap anak-Nya. Semua gambaran Tuhan bagi kita sudah dijabarkan di dalam Alkitab jauh sebelum dunia dijadikan. Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita mengetahui apakah visi kita berasal dari Tuhan atau bukan? Tanyakan delapan hal berikut ini pada diri kita sendiri.

1. Apakah kita sudah berserah total pada Tuhan?
Kita tidak mendesak Tuhan, tapi duduk di kaki-Nya dengan sabar, percaya dan tidak ragu bahwa Tuhan mau berbicara dengan kita sekalipun perlu waktu untuk menunggu.

2. Apakah Anda kita sudah meminta Tuhan untuk menyingkapkan visi-Nya pada kita?
Apakah kita bertanya pada Tuhan apa arti visi tersebut? Latih dan praktekkan bahasa roh setiap hari. Pada waktu kita berbahasa Roh, manusia roh kita bersekutu dengan Tuhan dan Roh Kudus berbicara pada kita melalui visi karena visi adalah bahasa Roh Kudus yang menggambarkan pikiran Allah.

3. Apakah kita datang pada Tuhan dengan tangan yang hampa? Atau dengan tangan yang penuh dengan jadwal harian kita dan sekedar minta Tuhan memberkati rencana Anda?
Jangan menciptakan gambaran sendiri dalam pikiran kita. Pusatkan pikiran pada Tuhan dan jangan pusing dengan urusan pribadi. Visi dari Tuhan pasti menghormati Allah dan memajukan Kerajaan Sorga.

4. Apakah kita sudah berpuasa dan berdoa seperti yang dilakukan Daniel?
Daniel berpuasa untuk meminta pewahyuan akan waktu (kapan) dan cara (bagaimana) janji-janji dan nubuat Tuhan digenapi. Puasa adalah sikap merendahkan diri di hadapan Tuhan.

5. Apakah kita sudah berdiam diri dan menantikan Tuhan, benar-benar hanya kita dan Tuhan?
“Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!...”  Mazmur 46:11 mengajarkan jiwa kita untuk tenang, jangan gundah gulana di hadapan Tuhan. Untuk apa? Untuk belajar sensitif mendengar suara Roh Kudus. Belajarlah tenang pada waktu berdoa, pada waktu memuji dan menyembah Tuhan.

6. Apakah kita sudah membersihkan hidup kita dari semua sifat dosa dan pola hidup yang najis?
Jaga hati kita supaya tetap bersih dari kepahitan, kebencian, dendam, motivasi pribadi, iri, kecewa (Matius 5:8 dan Amsal 4:23). Visi akan dengan mudah Tuhan berikan pada hati yang murni seperti hati Daniel dan rasul Yohanes. Kita jaga pikiran dengan cara memperbaharuinya setiap waktu, supaya pikiran kita sejalan dengan pikiran Tuhan, sebab Tuhan mau memberikan gambaran di situ.

7. Apakah kita sudah mencabut semua suara yang menghalangi suara Tuhan?
Singkirkan semua suara yang berkata bahwa ini hanya imajinasi kita sendiri. Suara-suara seperti itu membuat kita tidak bisa mendengar suara Tuhan. Kehidupan memuji dan menyembah harus menjadi gaya hidup anak-anak Tuhan setiap hari. Ada kuasa dalam penyembahan. Nabi Elisa saja perlu pemain musik (2 Raja-Raja 3:15) dan waktu kecapi dimainkan, kuasa Tuhan turun dan Tuhan berbicara.

8. Apakah kita sudah mempelajari dengan rajin buku-buku mengenai orang-orang yang berhasil pelayanannya di dunia?
Karena visi Tuhan di pelayanan lain dapat menjadi inspirasi bagi kita yang tidak bervisi.

Menerima visi dari Tuhan
Visi Tuhan Yesus di Matius 16:18 – yaitu gereja yang berkuasa, yang tidak dapat ditaklukkan oleh alam maut – benar-benar melahirkan gairah yang membara di hati saya. Anak-anak Tuhan adalah agen tranformasi yang akan mengubah Indonesia dan dunia bagi kemuliaan Tuhan.

Anak muda Indonesia akan menjadi generasi pemimpin yang takut akan Tuhan, yang betul-betul bermental Kerajaan Sorga. Indonesia akan bebas korupsi karena manusianya mempunyai hati yang baru, yaitu hati yang takut akan Tuhan, hati yang berintergritas. Baru Indonesia akan dimenangkan bagi kemuliaan Allah.

Tuhan Yesus memerlukan agen-agen transformasi yang mau memeluk visi-Nya, yang bergairah, yang menangis bahkan rela mati untuk melihat visi itu digenapi. Untuk melihat Indonesia dan dunia berubah menurut gambaran masa depan yang Tuhan berikan. (ig)
Preacher of the month
Pastor Indri Gautama
Senior Pastor & Rasul Gereja Generasi Apostolik.

Pastor Indri Magdalena Gautama adalah gembala senior dan pendiri Gereja Generasi Apostolik di Jakarta, Indonesia. Beliau memiliki panggilan apostolik yang kuat dan bergairah untuk mentransformasi hati orang agar berbalik pada Tuhan, untuk melihat umat Tuhan memeluk dan mengemban amanat agung-Nya. Dengan visi tersebut, Pastor Indri Gautama mengadakan berbagai kebaktian penginjilan, seminar-seminar pengajaran dan konferensi-konferensi di kota-kota besar di banyak pulau di Indonesia dan di negara-negara lainnya.






Pada tahun 1774, seorang pemimpin politik bernama John Adams, dengan berani menentang kebijakan kolonial Inggris di benua Amerika dan ia mendeklarasikan visinya akan suatu negara yang bebas dari pemerintahan kerajaan Inggris. Banyak orang mencemooh, namun dua tahun kemudian, 4 Juli 1776, lahirlah negara kesatuan Amerika – the United States of America.

Menjelang akhir abad 19, kakak beradik Wilbur dan Orville Wright menyatakan bahwa masa penerbangan telah tiba. Orang mentertawakan mereka, dan merekapun mengalami banyak kegagalan dalam eksperimen mereka. Tapi pada 17 Desember 1903, Wilbur dan Orville mencatat sejarah dunia dengan menerbangkan pesawat kecil bermesin dua dari pantai pesisir Kitty Hawk, North Carolina.

Tahun 1940, penginjil muda Billy Graham mempunyai mimpi yang radikal. Ia melihat setiap stadion dipadati dengan jiwa-jiwa yang berlari ke altar, menyerahkan hidup mereka kepada Tuhan sementara lagu “Just as I am”dinaikkan. Hari ini, ratusan juta orang telah menerima Tuhan melalui Dr. Billy Graham.

Seorang pendeta muda di sebuah gereja baptis di Atlanta, Georgia, Dr. Martin Luther King dalam impiannya melihat dua orang anak yang berbeda warna kulitnya, bermain bersama di ayunan, tanpa prasangka, tanpa kebencian, tanpa pertentangan SARA. Dr. Martin Luther King punya mimpi untuk menghentikan perbudakan di Amerika Serikat.

Apakah persamaan John Adams, the Wright brothers, Billy Graham dan Dr. Martin Luther King? Dunia berubah karena ada orang-orang yang berani mempunyai visi yang sangat kuat dan berani. Kalau mereka bisa membawa perubahan di dunia, kenapa Anda tidak? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.

Tuhan berkata di Yesaya 55:8: “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, ......”  Berapa besar visi Tuhan dalam hidup Anda yang akan digenapi? Karena tanpa visi, kerajaan Allah tidak dapat dimajukan dan diperluas.




Wednesday, January 11, 2012

I HAVE A DREAM


I HAVE A DREAM

Kenny: Wuih boleh juga posenya nich, telanjang dada, iket kepala sambil megang senapan, btw kacamata sapa yang loe pinjem gede bener, kayak Rambo masuk desa hahaha... (Kenny sedang ngeliatin foto-foto di komputer GF!)

GF!:Alah, bilang aja loe sirik sama bodygue yang six pack.

Kenny:Apanya yang six pack, ini sich bukan six pack lagi tapi papan cucian, tulang rusuk loe keliatan semua. Btw sapa yang disebelah elo, kok kompak banget sich.

GF!: Oh ini, ini Bang Dean, senior gua di kampus, tapi sekarang dia udah lulus, dan lanjut S2 di Amrik.

Kenny: Wuih keren banget cing.

GF!: Yoi, dia juga kakak rohani gua selama ini, gara-gara dialah gua tobat.

Kenny: Oh ya, gimana ceritanya

GF!: Rada panjang ceritanya, entar elo molor lagi denger cerita gue.

Kenny: Ya enggak lah (sambil membaringkan diri di kasur en pura-pura ngorok)

GF!: Niat dengerin nggak sich?

Kenny: hehehe, iya iya gimana ceritanya

GF!: Gua tuh dari dulu udah jadi orang Kristen, dari jaman kakek nenek gua juga udah jadi orang Kristen, gua udah biasa sama yang namanya doa, tapi yach sekedar doa untuk makan, minum, tidur, terus gua ikut yang namanya aktivitas rohani di gereja karena kalo enggak nyokap gua bisa kayak kereta api ngomelin gua. Tapi yang namanya hubungan pribadi sehari-hari sama Tuhan Yesus gua nggak ngerti, dan nggak pernah tau, yach pokoknya gua Kristen, udah sampe di situ doang.

GF!: Sampe gua tembus universitas X, universitas favorit gua sejak kecil, gua terpaksa pindah kota, jauh dari keluarga, dan temen-temen gua. Waktu masa orientasi kampus, gua diajakin sama temen-temen yang Kristen ikutan persekutuan mahasiswa kampus (PMK). Waktu itu gua aneh banget liat persekutuannya, ada nyanyi pake tepuk-tepuk tangan, terus doa pake bahasa-bahasa yang gua nggak ngerti, dan yang lebih aneh ada orang yang angkat tangan nyanyi dan meneteskan air mata pula. Dalam hati gua terus berdoa, “Oh noooo… God, selamatkan aku, aku udah masuk sekte sesat”.

Kenny: Napa, elo nggak keluar aja pas kebaktian.

GF!: Yaelahh, mana bisa pintu dijagain sama senior, kalo bisa juga gua udah cabut dari awal, waktu itu gua takut diplonco gara-gara nggak ikut persekutuan.

GF!: Sejak hari itu gua komitmen kagak akan ikut-ikutan lagi PMK. Tapi ada satu temen seangkatan gua namanya Arnold, ngajakin gua terus ke persekutuan, karena nggak enak sama dia lagian karena gua nggak ada temen, yach terpaksa gua ikut aja, padahal asli gua kesel, dan antipati sama mereka, tapi dalam hati gua ada pertanyaan kok mereka sepertinya punya hubungan istimewa dan deket banget sama Tuhan, terus perilaku mereka ramah-ramah, dan kompak banget satu sama lain. 

GF!: Nggak tau napa, sebulan gua ikut terus tuch PMK, sampe suatu kali senior gua yang juga pengurus PMK ngedeketin gua, dan bilang ke gua nanti jangan pulang dulu, kita mau bicara. Dia manggil gua, kita duduk berdua dan dia nyerahin kado yang isinya kaset, terus ada kartu ucapan selamat ultah segala, udah gitu dia ngedoain gua serius banget, kayaknya dia tahu permasalahan gua, seumur-umur gua belum pernah denger dan ngeliat ada orang yang mau ngasih waktu untuk ngedoain gua seserius itu. Sejak saat itu hati gua seperti diubahkan dan gua mulai terbuka sama PMK, gua mengalami pertumbuhan rohani, dan banyak di bentuk Tuhan.

Kenny: Jadi yang ngedoain elo itu si Bang Dean

GF!: Yappp. Dia orangnya nggak banyak ngomong, tapi dari ngelihat kehidupannya gua tuch amazebanget, dia kuliah pake duit sendiri man, kadang gawe partime, kadang jadi sales elektronik, pokoknya kerja serabutan apa aja kagak malu andgengsi-gengsian untuk membiayai kuliahnya. Yang bikin gua terheran-heran, kok selalu ada aja berkat yang Tuhan kasih untuk biaya kuliahnya. Biar tuch orang dibilang kere, hidup sederhana banget, setau gua nggak pernah makan di restoran, makan di warteg mulu, tapi keadaan dan situasi nggak pernah mematikan mimpinya. Doi punya mimpi setinggi langit, dia selalu bilang suatu saat aku bakal jadi Dirut di perusahaan XYZ, saya mau buktikan sama “dunia” bahwa Tuhan yang saya sembah sanggup membuat saya berhasil. Setelah lulus doi ngelamar gawe di perusahaan XYZ tersebut dan nggak lama kemudian karena berprestasi dia dipromosiin jadi manager dan dikuliahin ke Amrik sama perusahaan.

Kenny: Kayak pelem di tipi tipi gitu kisah hidupnya. Seorang yang miskin papa dan tertindas menjadi seorang yang sukses dan terkenal. Hehehe...

GF!: Bukan kaya pelem, tapi kayak kisah Yusuf di Alkitab, ah elo kebanyakan nonton sinetron. Tau nggak ayat favorit dia orang. Kejadian 39:2 “Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya”.

GF!: Tadinya gua tipe orang yang sering pesimis liat masa depan dan keadaan, tapi begitu melihat kehidupan Bang Dean, gua berubah jadi orang yang berani bermimpi akan hal-hal yang besar.

(di Taman kampus yang sepi dan sejuk, salah satu tempat strategis buat GF! bersaat teduh)

GF!:  God, thanks buat Bang Dean yang sudah Engkau kirim untuk mempengaruhi kehidupanku selama ini. Dia banyak memberi teladan buat aku, salah satunya mengajarkanku untuk berani bermimpi besar.

GF!: God, aku jadi teringat dulu tulisan di dinding kamarnya Bang Dean. Tulisannya guede buanget dia print D.R.E.A.M
D = Desire
R = Research
E = Enterprise
A = Association
M = Mastery
Aku agak lupa-lupa inget gitu penjelasannya.

GF! :yang jelas tuch desire adalah keinginan yang kuat, kerinduan di dalam hati. Untuk menjadi world maker demi kemuliaan nama Tuhan. Cirinya tuch orang pasti punya semangat yang luar biasa, begitu bangun pagi bukannya loyo, tapi punya gairah untuk menjalani sepanjang hari, betul nggak?

God: Ya, betul 100 buat kamu. Son, orang yang memiliki strong desire, dia pasti rajin berdoa, karena dia sadar tanpa doa dia akan menjadi manusia yang biasa-biasa saja, tapi melalui doa, berserah dan bersandar pada kekuatan-Ku, dia akan menyerap suatu gairah hidup.

GF!: Research, kalo di kamus sih artinya penelitian atau penyelidikan. Tapi God, aku lupa ingetin aku dong maksudnya apa.

God: Kamu buat penelitian, perhitungan dan bandingkan apakah yang kamu impikan itu layak untuk diperjuangkan. Setiap mimpi yang besar pasti ada pengorbanan, nah pengorbanan itu berharga tidak, apakah sebanding dengan impian yang akan kamu capai.

GF!: Bener juga, jangan  sampe keluarga, persahabatan hancur gara-gara mengejar impian. Lanjut, yang ketiga Enterprisesuatu keinginan yang kuat dan ketetapan hati.

God: Suatu impian yang besar pasti akan menghadapi tantangan dan kesulitan, tapi jangan takut Tuhan pasti menyertai dan sanggup melakukan mukjizat. Impian yang disertai dengan iman adalah modal keberhasilan.

GF!: Association, yang artinya…

God: Ini hal yang penting harus kamu perhatikan, pergaulan dan lingkunganmu akan besar mempengaruhimu. Kamu mau bergaul dengan orang yang penuh dengan iman, semangat, dan punya impian-impian besar atau dengan seorang yang pesimis, pengkritik. Mereka akan menginspirasi kehidupanmu.

GF!: Bener God,  buktinya Bang Dean yang banyak menginspirasi kehidupan aku.

GF!: Satu lagi nich God, Mastery.

God: (terdiam beberapa saat)……… Son, memang berdoa dan berpuasa perlu, tapi jika kamu tidak ahli menguasai bidang-bidang di dunia ini kamu akan tergilas dengan yang namanya perkembangan jaman, dunia akan menyingkirkanmu. Kamu bisa berdoa minta supaya Tuhan promosikan dirimu, tapi jika hidupmu malas-malasan, tidak mau berjuang, tidak menambah kapasitas dan talenta yang ada padamu, itu tidak mungkin terjadi. Orang yang berhenti belajar akan berhenti berkembang. Aku mau semua anak-anakku Excellent. Keberhasilan selalu dibayar dengan kerja keras. Jadi sekarang master your skill, jangan males yach nak

GF: Wah ngindir aku nich God, yang terakhir ini sangat sangat dalem banget.

God: Son, semua orang yang sukses adalah manusia biasa tapi mereka punya DREAM, punya visi dalam hidup ini, jadi yang mengarahkan hidupnya adalah visi dia itu. Kamu liat, dunia ini bertumbuh dengan peradaban dan teknologi yang lebih hebat berkat impian orang-orang besar. Mereka adalah pemimpi.

God: Kamu tahu apa yang terjadi pada mereka yang tidak punya impian?

GF!: mmm...

God: Mereka akan membuang waktu, dan kesempatan-kesempatan penting yang ditawarkan dalam kehidupan. Hasrat dan kegigihan mereka mudah sekali pudar, sehingga mereka dengan gampangnya mengubah impian mereka menjadi sangat sederhana, standar kehidupannya menjadi rendah. 

God:Aku ingin anak-anak-Ku semua ahli di market place, cekatan, terampil, memiliki standard dan kualitas hidup yang tinggi.

GF!: God, aku yakin bersama-Mu aku sanggup mencapai semua DREAM itu.

-mg- Eleanor Roosevelt yang bikin aku semangat untuk meraih impian “The future belongs to those who believe in the beauty of  their dream”.