Pernah nggak kamu and sohib-sohibmu ngalamin jatuh cinta sama orang yang sama, pada saat yang sama, dan di tempat yang sama? Ah... masa sih nggak pernah? Pernah dong!? Ayo ngaku! He...he...he... Pasti banyak deh yang pernah ngalamin kayak gitu, bikin pusing aja... Aduh ribet tuh! Apa dong yang harus kita buat kalo kasusnya kayak gitu? Siapa yang boleh maju terus and siapa yang harus mundur?
1. Hal ini wajar terjadi
Ini wajar selama baru dalam batas berdoa, namanya juga kita lagi nguji perasaan kita di dalam Tuhan. Yang pasti, hal ini akan cukup membuat hati kita nggak enak. Bahkan ada juga yang sampe hubungan sama sohibnya jadi renggang, or yang sampe sakit hati sama kakak rohaninya. Sebenernya kalo kita udah dewasa dan bener-bener cinta sama Tuhan hal itu (hubungan yang rusak, sakit hati, dll) nggak perlu terjadi.
a. Bawa semua pada Tuhan
Kalau hanya sebatas mendoakan orang yang sama sih ngak apa-apa, kan orang yang didoakannya masih dalam posisi netral alias belon jadian sama orang, ya doain aja meskipun orangnya sama. Bilang aja sama Tuhan kalo kamu jatuh cinta sama orang yang juga lagi didoain sama temen kamu.
b. Tetaplah berdoa dalam posisi hati yang netral
Jangan karena ada ‘saingan’, terus kita jadi buru-buru ‘nabrak’ duluan, bisa-bisa masuk UGD hehehe.... atau ditempel terus supaya nggak bisa lepas, atau malah berantem sama saingan kita. Jadi kalo pun akhirnya doi milih sohib kamu, itu bukan berarti kamu gagal. Itu kan artinya doi bukan yang terbaik buat kamu. Jadi serahkanlah semuanya pada Tuhan, jangan pake pikiran sendiri atau semau gue, akui Dia dalam segala tingkah lakumu, pasti nanti Tuhan akan bicara lewat banyak cara.
c. Mesti nggak salah satu mundur, mendukung... atau pura-pura nggak tahu tapi diam-diam terus mendoakan?
Nggak perlu, yang penting hati kita nggak boleh iri, doa ya doa tapi jangan cemburu, jangan dengan terpaksa, tapi sekali lagi, cobalah untuk bersikap netral. Kita perlu ngomong terbuka sama sohib kita, ngomonglah baik-baik sama dia. Kita harus saling ngerti perasaan kita dan juga sohib kita, bukan mentingin perasaan masing-masing, kalau ngerti tahu diri dong! Kita nggak lagi cari-cari siapa yang lebih hebat di sini. Jangan malah jadi menang-menangan, itu keliru! Usahakan untuk tetap menjadi teman yang baik, dan jangan sampai pelayanan kita jadi kacau gara-gara hal ini.
2. Jangan jadi sakit hati atau kehilangan teman baik kalo doi milih sohibmu
Bawa semua perasaan kamu kepada Tuhan. Kalau perasaan ini terus ada dihati kamu, itu bisa mempengaruhi kegiatanmu yang lain. Bawa juga semua kekesalan pada Tuhan, misalnya aja dalem hati kamu ngomong: ‘kok yang dipilihnya orang lain sih’, atau rasa cemburu, rasa bersaing, dll. Minta Tuhan ganti semua perasaan itu dengan kasih, karena ini yang sehat. Hati hancur berkeping-keping deh rasanya waktu kita tahu dia pilih orang lain, tapi ayolah kita bawa rasa sakit hati ini pada Tuhan, minta digantiin dengan hati yang dipenuhi oleh kasih dan netral. Hei, yang memilih kan orang yang lagi kita taksirin, itu hak dia kalau dia pilih orang lain. Percayalah bahwa Tuhan pasti sediakan yang lain, yang terbaik bagi kamu.
Thursday, February 25, 2010
Ada Apa Dengan Cinta?
Ada apa dengan cinta? Cinta itu sesuatu bikin hidup kita ini jadi berwarna-warni, kadang warna ungu, kadang warna kuning, kadang warna biru, kadang belang-belang. Cinta bisa bikin orang serasa terbang ke awan, tapi cinta juga bisa bikin orang nyungsep ke bawah. Kenapa bisa gitu? Karena di dalam cinta ada begitu banyak perasaan dan emosi manusia yang terlibat, dan kalo udah gitu, maka logika jadi susah jalan, ibaratnya IQ tinggi bisa tiba-tiba jongkok gara-gara cinta.
Kalo diperhatiin, makin akhir jaman, cinta juga jadi makin macem-macem dan aneh-aneh. Ada apa sebenernya dengan cinta? Gara-gara perkembangan dunia, dan juga perkembangan media, maka cinta pun mulai mengalami perubahan yang belum pernah terjadi. Cinta dalam kehidupan banyak anak muda mulai mengalami evolusi, mengalami banyak perubahan, karena tanpa sadar manusia akan jadi seperti apa yang sering dia lihat, dan dia dengar, media berpengaruh besar buat kehidupan manusia, kalo kita nggak bertumbuh di dalam Tuhan maka bisa-bisa kita ikut kebawa arus.
1. Ada cinta ala Hollywood
Wah...wah... yang namanya film memang nggak bisa dibendung, makin lama film-film makin heboh aja. Rasanya perkembangan dunia memang nggak akan bisa dilepasin dari yang satu ini. Beberapa film diakui berhasil mengubah gaya hidup manusia. Starwars, Startrek, bikin manusia mulai ngembangin teknologi luar angkasa, dan berandai-andai tentang kehidupan di luar sana. Saturday Night Fever, Greese, Ghost, berhasil ngerubah dandanan generasi muda pada jamannya masing-masing. Nah, selain Jurasic Park, The Lord of The Ring, dsb, Hollywood juga nggak pernah berhenti bikin film cinta romantis. Film yang nyeritain tentang jatuh cinta di lift, kenalan, tidur bareng, hamil sebelum nikah, sebulan kenalan langsung marriage, happy ending lagi(!??!). Can you believe it? Bener-bener nggak real!
Karena banyaknya film yang seperti itu, akhirnya cinta seperti itulah yang jadi pola dalam pikiran banyak orang, nggak lagi percaya Firman Tuhan yang minta kita cari kehendak Tuhan dulu, dsb.
Tahu nggak apa kelanjutan yang sebenernya dari cinta model ini? Banyak cinta yang akhirnya kandas ditengah jalan! Perceraian makin meningkat, bahkan pemain-pemain film romantis pun hampir semuanya kandas dalam hubungan cintanya.
Kenapa bisa begitu? Karena cinta yang sebenarnya nggak kaya gitu. Cinta itu bicara tentang hubungan antara 2 pribadi, nggak sesederhana ketemu di lift, terus kawin. Tapi perlu waktu, pengujian, dan proses penyesuaian diri sebelum masuk ke pernikahan yang bahagia. Dan di atas semua itu kita perlu Tuhan yang memimpin hubungan kita darisejak awal, karena dari Dia sajalah hubungan kita bisa dipenuhi sama kasih yang sejati.
2. Ada cinta virtual
Selain film, media internet juga mewabah dimana-mana. Orang pun mulai kerajingan chatting, ngobrol dengan siapa pun juga dari seluruh penjuru dunia. Berawal dari chatting, mulai rasa cocok, cerita sana-cerita sini, kadang bohong sana-bohong sini, rasanya dia ini orang yang perfect, langsung lamaran datang lewat email, padahal nggak pernah ketemu. Kalau pun nggak sampe ke arah marriage, chatting sama ‘pasangan’ kita itu bener-bener nyita waktu, perhatian, bahkan kehidupan kita. Belum lagi mulai menjamur seks via internet, seks via chatting, padahal bukan lagi rahasia bahwa orang yang nimbrung chatting banyak yang bohong-bohongnya. Ngaku bujangan, pacaran lewat internet berbulan-bulan, padahal dia udah punya istri. Pernah ada cewek yang ngaku cowok, setelah hubungan jalan cukup lama dan mulai jadi serius, baru deh ketahuan kalo doi bukan cowok. Belang bentong deh jadinya.
3. Ada cinta satu malam saja
Media yang juga nggak kalah sangarnya adalah musik. Banyak idola baru muncul nawarin gaya hidup yang funky, yang nggak lama kemudian langsung jadi trend di seluruh dunia. Britney Spears, Ricky Martin, bikin heboh dengan gaya mereka yang super sexy. Akibatnya? Jelas sekali, bukan hanya penampilan sexy ada di mana-mana, tapi gaya hidup yang ditawarin lewat musik mereka pun ditiru di mana-mana. Cinta makin terjangkit sama virus nafsu, gabung sama pengaruh media yang lain bikin ada satu trend yang makin melanda cinta dalam hidup manusia, namanya one night standing, atau cinta semalam.
Gimana dengan kita? apakah masih berdiri teguh dengan pendirian no sex before marriage, dengan prinsip kekudusan? Apakah masih mau mencari tuntunan Tuhan dalam hal jodoh, atau kita ngerasa ngandelin ‘basic insting’ manusia aja cukup? Apakah masih merasa perlu keterlibatan Tuhan dalam hubungan cinta kita?
Walau pun hal itu udah jadi trend, nggak berarti hal itu otomatis bener. Ada Yang Salah Dengan Cinta di dunia saat ini. Coba perhatiin ada apa yang terjadi akibat cinta seperti itu akhir-akhir ini?
• 70% pernikahan berakhir dengan perceraian, bayangin betapa makin banyaknya anak yang luka hatinya? (di AS, di Indonesia pun terus meningkat).
• Tiap hari terjadi 1.000 pembunuhan bayi-bayi yang nggak salah apa-apa, lewat aborsi, hanya di salah satu propinsi di P.Jawa saja!!(di muat di salah satu koran Indonesia) Di seluruh Indonesia? Mungkin sekitar 5.000-6.000/ hari.
• Data beberapa tahun yang lalu menunjukkan di AS ada lebih dari 1.000 anak lahir tanpa ayah SETIAP HARI. Indonesia? Diperkirakan nggak berbeda jauh!!
Ada Apa Dengan Cinta? Ada yang salah dengan cinta!! Ayo kita berdoa untuk ini sama-sama, dan kita berdiri sama-sama untuk kekudusan, untuk keluarga yang berada dalam pimpinan Tuhan. Mungkin orang dunia bisa menikmati kebebasan sex, tapi data jelas menunjukkan bahwa mereka nggak bisa menemukan kebahagiaan di sana.
Tapi sampai kapan pun yang namanya cinta yang sejati dari Tuhan nggak akan pernah habis. Dunia boleh aja kasih cinta tiruan, tapi yang asli tetep yang paling baik. ‘The choice is yours’, pilihan ada di tanganmu, taburkanlah sesuatu yang benar maka kita akan menuai yang baik juga di masa depan nanti. (and – GF!).
Kalo diperhatiin, makin akhir jaman, cinta juga jadi makin macem-macem dan aneh-aneh. Ada apa sebenernya dengan cinta? Gara-gara perkembangan dunia, dan juga perkembangan media, maka cinta pun mulai mengalami perubahan yang belum pernah terjadi. Cinta dalam kehidupan banyak anak muda mulai mengalami evolusi, mengalami banyak perubahan, karena tanpa sadar manusia akan jadi seperti apa yang sering dia lihat, dan dia dengar, media berpengaruh besar buat kehidupan manusia, kalo kita nggak bertumbuh di dalam Tuhan maka bisa-bisa kita ikut kebawa arus.
1. Ada cinta ala Hollywood
Wah...wah... yang namanya film memang nggak bisa dibendung, makin lama film-film makin heboh aja. Rasanya perkembangan dunia memang nggak akan bisa dilepasin dari yang satu ini. Beberapa film diakui berhasil mengubah gaya hidup manusia. Starwars, Startrek, bikin manusia mulai ngembangin teknologi luar angkasa, dan berandai-andai tentang kehidupan di luar sana. Saturday Night Fever, Greese, Ghost, berhasil ngerubah dandanan generasi muda pada jamannya masing-masing. Nah, selain Jurasic Park, The Lord of The Ring, dsb, Hollywood juga nggak pernah berhenti bikin film cinta romantis. Film yang nyeritain tentang jatuh cinta di lift, kenalan, tidur bareng, hamil sebelum nikah, sebulan kenalan langsung marriage, happy ending lagi(!??!). Can you believe it? Bener-bener nggak real!
Karena banyaknya film yang seperti itu, akhirnya cinta seperti itulah yang jadi pola dalam pikiran banyak orang, nggak lagi percaya Firman Tuhan yang minta kita cari kehendak Tuhan dulu, dsb.
Tahu nggak apa kelanjutan yang sebenernya dari cinta model ini? Banyak cinta yang akhirnya kandas ditengah jalan! Perceraian makin meningkat, bahkan pemain-pemain film romantis pun hampir semuanya kandas dalam hubungan cintanya.
Kenapa bisa begitu? Karena cinta yang sebenarnya nggak kaya gitu. Cinta itu bicara tentang hubungan antara 2 pribadi, nggak sesederhana ketemu di lift, terus kawin. Tapi perlu waktu, pengujian, dan proses penyesuaian diri sebelum masuk ke pernikahan yang bahagia. Dan di atas semua itu kita perlu Tuhan yang memimpin hubungan kita darisejak awal, karena dari Dia sajalah hubungan kita bisa dipenuhi sama kasih yang sejati.
2. Ada cinta virtual
Selain film, media internet juga mewabah dimana-mana. Orang pun mulai kerajingan chatting, ngobrol dengan siapa pun juga dari seluruh penjuru dunia. Berawal dari chatting, mulai rasa cocok, cerita sana-cerita sini, kadang bohong sana-bohong sini, rasanya dia ini orang yang perfect, langsung lamaran datang lewat email, padahal nggak pernah ketemu. Kalau pun nggak sampe ke arah marriage, chatting sama ‘pasangan’ kita itu bener-bener nyita waktu, perhatian, bahkan kehidupan kita. Belum lagi mulai menjamur seks via internet, seks via chatting, padahal bukan lagi rahasia bahwa orang yang nimbrung chatting banyak yang bohong-bohongnya. Ngaku bujangan, pacaran lewat internet berbulan-bulan, padahal dia udah punya istri. Pernah ada cewek yang ngaku cowok, setelah hubungan jalan cukup lama dan mulai jadi serius, baru deh ketahuan kalo doi bukan cowok. Belang bentong deh jadinya.
3. Ada cinta satu malam saja
Media yang juga nggak kalah sangarnya adalah musik. Banyak idola baru muncul nawarin gaya hidup yang funky, yang nggak lama kemudian langsung jadi trend di seluruh dunia. Britney Spears, Ricky Martin, bikin heboh dengan gaya mereka yang super sexy. Akibatnya? Jelas sekali, bukan hanya penampilan sexy ada di mana-mana, tapi gaya hidup yang ditawarin lewat musik mereka pun ditiru di mana-mana. Cinta makin terjangkit sama virus nafsu, gabung sama pengaruh media yang lain bikin ada satu trend yang makin melanda cinta dalam hidup manusia, namanya one night standing, atau cinta semalam.
Gimana dengan kita? apakah masih berdiri teguh dengan pendirian no sex before marriage, dengan prinsip kekudusan? Apakah masih mau mencari tuntunan Tuhan dalam hal jodoh, atau kita ngerasa ngandelin ‘basic insting’ manusia aja cukup? Apakah masih merasa perlu keterlibatan Tuhan dalam hubungan cinta kita?
Walau pun hal itu udah jadi trend, nggak berarti hal itu otomatis bener. Ada Yang Salah Dengan Cinta di dunia saat ini. Coba perhatiin ada apa yang terjadi akibat cinta seperti itu akhir-akhir ini?
• 70% pernikahan berakhir dengan perceraian, bayangin betapa makin banyaknya anak yang luka hatinya? (di AS, di Indonesia pun terus meningkat).
• Tiap hari terjadi 1.000 pembunuhan bayi-bayi yang nggak salah apa-apa, lewat aborsi, hanya di salah satu propinsi di P.Jawa saja!!(di muat di salah satu koran Indonesia) Di seluruh Indonesia? Mungkin sekitar 5.000-6.000/ hari.
• Data beberapa tahun yang lalu menunjukkan di AS ada lebih dari 1.000 anak lahir tanpa ayah SETIAP HARI. Indonesia? Diperkirakan nggak berbeda jauh!!
Ada Apa Dengan Cinta? Ada yang salah dengan cinta!! Ayo kita berdoa untuk ini sama-sama, dan kita berdiri sama-sama untuk kekudusan, untuk keluarga yang berada dalam pimpinan Tuhan. Mungkin orang dunia bisa menikmati kebebasan sex, tapi data jelas menunjukkan bahwa mereka nggak bisa menemukan kebahagiaan di sana.
Tapi sampai kapan pun yang namanya cinta yang sejati dari Tuhan nggak akan pernah habis. Dunia boleh aja kasih cinta tiruan, tapi yang asli tetep yang paling baik. ‘The choice is yours’, pilihan ada di tanganmu, taburkanlah sesuatu yang benar maka kita akan menuai yang baik juga di masa depan nanti. (and – GF!).
Wednesday, September 16, 2009
I. LUCIFER
Namaku Lucifer.Kau boleh memanggilku Penguasa kerajaan Angkasa (Efesus 2:2), Penghulu-penghulu (penguasa) dunia yang gelap (Efesus 6:12), Penguasa dunia (Yohanes 12:31), Penghulu setan (Matius 12:24), Ilah zaman ini (II Korintus 4:4), Malaikat terang (II Korintus 11:14), Ular tua (Wahyu 12:9), Lawan / musuh (I Petrus 5:8), Pendakwa (Zakharia 3:1), Pencoba (Matius 4:3), Pembunuh (Yohanes 8:44), Pencuri (Yohanes 10:10).
Tadinya aku diciptakan sebagai malaikat Tuhan yang paaa..aling indah. Mikael dan Gabriel, dua malaikat tertinggi temanku itu? Lewaaaat!
Dulu aku tinggal di surga dan pekerjaanku membosankan: memuji dan melayani Yang Mahatinggi. Buat apa? Kenapa bukan aku aja yang dipuji? Aku bosen jadi pelayan! Aku bisa menyamaiNya! Aku Son of the Morning, Bintang Fajar, “...Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!” (Yesaya 14:13-15)
Dan apa yang kudapat? Tuhan membuangku ke bumi! “How art thou fallen from heaven, O Lucifer, Son of the Morning! How art thou cut down to the ground, which didst weaken the nations!” (Yesaya 14:12 KJV), itu kata Tuhan. “...ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur. Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang,..” (Yesaya 14:14-16). “...Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kaumusnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya.” (Yehezkiel 28:13-17). Aaaarrggh!!
KataNya, aku sombong!? Lihat siapa yang sombong sebenarnya! Kalian, manusia hina ciptaan Dia sendiri! Hina tapi ingin jadi mulia! Kenapa aku yang cantik Dia buang sementara manusia lemah seperti kalian dikasihiNya?! Planet yang nggak Dia sukai Dia hancurkan. Malaikat yang jatuh Dia usir. Tapi kalian? Apa yang membuat kalian spesial di mataNya? Kenapa ketika kalian jatuh dalam dosa, Tuhan sendiri yang turun menyelamatkan? (Yohanes 3:16). Kenapa ketika kalian terhilang, Dia susah payah mencarinya? (Lukas 15:4). Kenapa banyak dari kalian yang menolakNya dan Dia tetap mengasihi kalian? (2 Timotius 2:13). Kenapa kalian Dia lindungi, emangnya kalian biji mataNya? (Zakharia 2:8). Kenapa kalo kalian mengaku dosa, Dia jadi pelupa, kenapa Dia lupa dosa-dosa kalian yang bejat itu? (Yesaya 43:25). Kenapa?!
Aku benci kalian! Kalian mengingatkanku pada Yang Mahatinggi! Muka kalian serupa denganNya. (Roma 8:29). Aku benci. Seumur hidupku aku akan berusaha melawan dan menipu kalian.
Kalo aku disuruh bersyukur, hanya satu hal yang akan kusyukuri... Bahwa kalian gak sadar kalo sejak 2000 tahun lalu Yesus udah membinasakan aku (1 Yohanes 3:8), aku sudah kalah dan dilucuti (Kolose 2:14-15), dan kalian berkuasa mengusirku (Markus 16:17). Hahahaha. Kutipu kalian semua. Aku mungkin ada di tim yang kalah, ...nggak apa-apa, asalkan aku berhasil membuat kalian bergabung di timku! Hahahahaha!
Akan kubuat kalian terus menerus menyalibkan Yesus dengan dosa kalian! (Ibrani 6:6). Akan kusebarkan ajaran-ajaran yang membelokkan kalian dari ajaranNya (1 Timotius 4:1-2) dan kusesatkan kalian (Wahyu 12:9-10). Pujalah aku, aku akan kuhadiahi kalian neraka. Bencilah aku dan akan aku hajar kalian saat kalian lengah. Bertemanlah denganku dan akan kukhianati kalian!
Kalian mau melayani Tuhan? Boleh, tapi layani aku juga! (Lukas 16:13). Berdoa? Baca Alkitab? Berbuat baik? Rajin ikut persekutuan? Boleh, tapi jangan lupa untuk mengabaikan keadilan dan kasih Tuhan (Matius 23:23) dan pastikan semua orang mengetahuinya dan memujimu habis-habisan (Matius 6:5). Akan kubuat kalian tau berbuat baik tapi tidak melakukannya! (Yakobus 4:17). Akan kubuat kalian merasa sibuk untuk Tuhan padahal nggak melakukan kehendakNya! (Matius 7:22).
Ya, aku tau suatu saat aku akan diikat sampe seribu tahun, tapi tunggu saja kalo saatnya aku dilepaskan, akan kubuat kalian menderita! (Wahyu 20:1-3). Memang pada akhirnya aku akan tinggal di neraka selamanya (Wahyu 20:10 dan Matius 25:41), tapi itu justru membuatku semakin ingin membawa kalian sebanyak-banyaknya! Hahaha, temani aku menderita disana!
I, Lucifer
------------
Naskah oleh Fery!
www.kacamata3d.blogspot.com
www.facebook.com/ferygfresh
ADD ME AS YOUR FRIEND:
www.facebook.com/fery10
Pliz kalo copy paste, sertakan sumber atau link penulisnya kayak diatas ya.
Wednesday, August 5, 2009
MAKNA SALIB
apa saja makna salib yg Tuhan ingin kita pahami, mengingat salib sangat identik dgn kekristenan?thanks.. - Ari Tyas
BEDA AGAMA
Q: Mw nanya niee, kLo msalny pcAran bda agama oda dlarang orang tUa, dosa ndak kLo dlanjuTi.. - Maulina
A: Udah beda agama, dilarang ortu lagi, weleh dobel dong dosanya? Hehe.
SALAH BERULANG KALI
syaloom kag. .gmn cr ingetin org yg udah ngelakuin kesalahan yg sm berulang kali? - Dwi
Saturday, August 1, 2009
HARRY POTTER: SESAT OR JURUSELAMAT?
Buku pertamanya terjual lebih dari 400.000.000 copy dalam 65 bahasa dan terus bertambah di seluruh dunia. Buku terakhirnya (seri 7) terjual lebih dari 11.000.000 copy hanya dalam 24 jam. Belum lagi keuntungan yang didapat dari film sekitar Rp. 41,35 trilyun melebihi keuntungan 22 film James Bond dan 6 film Star Wars disatuin! En diberitakan Harry Potter udah bikin pengarangnya, J.K. Rowling, lebih kaya dari Ratu Elizabeth II. Tapi, bukan itu yang kita (orang Kristen) ributkan dari Harry Potter! Dia udah bikin anak Tuhan terbagi dua: yang bilang Harry Potter sesat dan yang bilang dia juruselamat. (F! http://www.kacamata3d.blogspot.com/)SESAT!
Mantra, sapu terbang, bola kristal, tingkat sihir, astral project, ramuan pengubah bentuk, dan segala macam bentuk sihir lainnya dalam serial Harry Potter diadaptasi dari dunia sihir sebenarnya. Beberapa cuma ngarang, tapi tak sedikit yang asli, mengingat J.K. Rowling menyandang gelar S2 dalam Mitologi yang juga mendalami seluk beluk dunia sihir secara teori. Dunia sihir yang jelas ditentang oleh Tuhan dalam Alkitab dijadikan tema utama dalam Harry Potter. Itulah yang bikin gerah sebagian kalangan Kristen. Ia membuat anak kecil dan remaja mengenal dunia sihir, menganggap sihir sebagai sesuatu yang keren, dan mengandalkan sihir yang instan buat menyelesaikan masalah.
Tapi yang paling ‘menyesatkan’ dari Potter adalah tak ada Tuhan atau kuasa yang lebih tinggi dari diri sendiri disana. Potter hanya mengandalkan nuraninya dan pilihan pribadinya. Ia menginspirasi anak-anak untuk mengandalkan diri sendiri, bahwa kekuatan ada pada diri sendiri.
Semangat fasisme juga kental dalam Harry Potter. Ada dua ras yang membedakan, ras penyihir yang unggul dan ras muggle (manusia biasa non penyihir) yang lebih rendah dan nggak punya keistimewaan. Dan itu didasarkan pada kelahiran, bukan pilihan. Satu ras menganggap ras lain lebih rendah kastanya. Ini cikal bakal yang bisa memicu kejahatan ras yang pernah terjadi di dunia kayak Klu Klux Klan, Nazi, Tutsi dan Hutu di Rwanda dsb.
Selain itu, adegan yang terlalu menyeramkan dan brutal berserakan disana. Menghisap darah, memotong anggota tubuh, perkelahian, sumpah serapah dengan mantera, dan sebagainya, dikuatirkan mengajarkan hal yang nggak baik bagi imajinasi anak dan remaja.
JURUSELAMAT!
Sementara itu kalangan satunya lagi bilang kalo Potter bisa membuat anak dan remaja mengenal Kristus dan kekristenan. Cerita Harry Potter sarat dengan analogi kekristenan. Mulai dari selamatnya bayi Harry Potter dari kutukan maut Voldemort yang mengingatkan kita pada bayi Yesus yang selamat dari pembantaian Herodes, sampai kepada kematian Harry (dan kebangkitannya kembali) di King’s Cross yang mengingatkan kita pada pengorbanan Yesus di kayu salib. Ia mengorbankan nyawanya agar dunia sihir terlepas dari kutukan sihir Voldemort, tapi kemudian cinta ibunya membuatnya bangkit kembali. Itu adalah simbol parsial kematian dan kebangkitan Yesus untuk menyelamatkan dunia dari kutukan dosa.
J.K. Rowling yang berjemaat di Gereja Scottish Episcopalian juga menyampaikan nilai-nilai kebaikan vs kejahatan, persaudaraan, cinta, kesetiaan, dan persahabatan. Potter mempunyai kasih yang besar, ia tetap mengasihi keluarga Malfoy yang membenci dia, dan kekuatan itulah yang juga mengalahkan Voldemort.
Selain itu, demam Harry Potter udah bikin anak-anak dan remaja rajin membaca dan terinspirasi buat menulis.
JANGAN LEBAY AH!
Nggak usah lebay (berlebihan)! Buat kita (orang Indonesia) Harry Potter hanyalah tokoh khayalan. Apa bedanya sama si Nenek Sihir yang bawa apel beracun dalam dongeng The Snow White? Kenapa Harry Potter dikecam karena dia seorang penyihir sementara Jin Lampu Alladin yang bisa memberikan apapun dengan sihirnya nggak diapa-apain?
Ya memang patut dimaklumi, soalnya Harry menjadi tokoh utama, dan sihir dijadikan cerita utama, dibandingkan penyihir kayak Peri Biru dalam Pinokio, Ibu Peri sihir dalam Cinderella, Gandalf dalam The Lord of The Rings, The Witch dalam Narnia, dan seterusnya. Di Amrik, Harry Potter memang perlu dikuatirkan mengingat budaya mereka akrab dengan wicca, sihir, penyihir, satanisme atau gereja setan. Tapi buat kita gak perlu kuatir karena kita (orang Indonesia) nggak akrab dengan yang namanya sihir dan penyihir seperti yang diceritakan dalam Harry Potter. Dibanding Harry Potter, tokoh fiksi yang perlu dikuatirkan di Indonesia adalah Suster Ngesot atau Pocong dan kawan-kawan karena mereka dipercaya ada oleh kita, atau Jaelangkung karena dimainkan oleh remaja kita. Harry Potter? Ah sama aja kayak Mickey Mouse waktu dia berlagak jadi penyihir Merlin dalam film Fantasia.
TETAP WASPADA
Kamu suka Harry Potter? Gak usah pusing ama kontroversi. Tapi kita harus tetep waspada, karena Harry Potter memang memperkenalkan sihir sebagai sesuatu yang modern en keren sekalipun dalam bentuk fiksi. Ya, Harry memang fiksi, tapi sihir itu nyata.
“Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua." (Wahyu 21:8)
Menurut John Houghton, novel Harry Potter kurang baik dibaca oleh adik-adik kecil kita, hanya cocok buat anak diatas 11 tahun, apalagi mulai seri keempat, cerita Harry Potter makin bertambah ‘gelap’ dengan pertarungan yang baik dan yang jahat. Sebaiknya mereka diperkenalkan dengan cerita fantasi yang lebih ringan dan kental dengan kekristenan seperti The Chronicles of Narnia.
Buat kita, sebelum nonton or baca Harry Potter (atau film sejenis), sebaiknya tanyakan dulu beberapa hal berikut pada diri kita:
- Apakah kita kuat dalam firman Tuhan? Cintai, gali dan dalami Alkitab, sehingga kita tau mana yang bener dan mana yang salah. Nggak terombang-ambing dengan apa yang diceritakan novel/film. Misalnya, sekalipun sihir dijadikan alat kebaikan, firman Tuhan tegas mengatakan hal itu dosa.
- Apakah kita udah menyeleksi film-film yang akan kita tonton? Media (terutama audiovisual/film) akan dengan mudah membentuk pola pikir kita. Baca Matius 13:20-31. Terlalu banyak memasukkan sesuatu yang diragukan kebenarannya akan membuat ‘tanah’ dalam hati kita jadi ‘keras’ sehingga membuat benih firman Tuhan sudah tumbuh. Misalnya, ketika ada firman Tuhan yang bertentangan dengan nilai yang disampaikan dalam film, pikiran kita tanpa sadar akan menolaknya.
- Apakah kita udah kritis? Baca Roma 12:2. Renungkan, ambil pelajaran, diskusikan dan pertanyakan apa yang kita tonton. Misalnya, ketika Harry menyelesaikan setiap masalah dengan sihir apakah itu baik buat remaja? Ketika ada adegan memotong tubuh manusia buat dijadiin ramuan sihir itu pantas buat ditonton anak kecil? Dan sebagainya.
- Apakah kita selalu mengandalkan Tuhan lebih dibanding mengandalkan manusia? Baca Yesaya 31:1. Sekalipun Harry dengan kekuatan sihir dalam gen-nya membuat dia suka mengandalkan dirinya sendiri, jangan sampe kita juga ikut mengandalkan diri sendiri. Andalkan selalu Tuhan. (Yeremia 17:5).
- Apakah kita sudah intim dengan Tuhan? Baca Mazmur 25:12. Kalo kita bergaul dengan Tuhan, takut akan Dia, kita gak perlu lagi pusing apakah kita boleh nonton atau nggak. Kita bakalan tau sendiri dan Tuhan akan tunjukkan jalan yang lurus. Kita akan tau apa yang jadi kehendakNya buat kita dan apa yang baik buat kita sesuai firmanNya. Gak perlu lagi memusingkan diri sendiri dengan perkara duniawi.
HARRY PONARI
Taukah kamu, sejarah kelam kekristenan menorehkan kepahitan di kalangan ‘penyihir’ jaman dulu. Ayat di Keluaran 22:18 yang berbunyi “Seorang ahli sihir perempuan janganlah engkau biarkan hidup” pernah disalahtafsirkan dan membuat orang-orang yang ‘dicurigai’ sebagai penyihir dibakar hidup-hidup. Padahal hal itu bukanlah penyelesaian masalah. Yesus datang membawa penyelesaian. Ia membawa keselamatan, bukan hukuman. Penyihir atau orang yang terlibat okultisme bukanlah iblis yang perlu dibunuh, tapi justru untuk diselamatkan.
Selain itu, dunia perlu ‘penyihir-penyihir’. Masih ingat beberapa waktu yang lalu waktu seorang anak kecil bernama Ponari di Jombang, Jateng bikin histeria lantaran buka praktek ‘mujizat kesembuhan’? Massa berbondong-bondong dari segala penjuru karena mereka butuh ‘sihir’ buat menyembuhkan penyakitnya yang udah bikin mereka putus asa. Yesus datang membawa kesembuhan dan mujizat, dan Dia berjanji kalo kita bisa melakukan apa yang pernah Yesus lakukan bahkan lebih besar! Kitalah Harry Potter-Harry Potter-nya Tuhan, kitalah yang seharusnya jadi Ponari-Ponari-nya Tuhan. Menjadi jawaban bagi mereka yang membutuhkan. Menjadi penyembuh, menjadi pahlawan. Dengan begitu, dukun-dukun dan penyihir gak diperlukan lagi.
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu...” (Yohanes 14:12)
SEKILAS CERITA HARRY
Buat kita-kita yang agak-agak gak kenal sama Harry Potter, GF! bakal ceritain sekilas cerita Harry Potter dari awal sampe akhir.
Di dunia yang kita tinggalin sekarang ternyata ada juga penyihir. Para penyihir itu tinggal dengan cara menyamar. Nah, salah satu penyihir itu adalah James sama Lily Potter. Mereka berdua itu termasuk penyihir baik yang mau ngelawan penyihir jahat di bawah pimpinan Lord Voldemort.
Tapi mereka mesti menemui ajalnya di tangan Voldemort. Cuma sebelum mati, Lily sempat kasih mantera yang paling kuat yang bisa melindungi anaknya, Harry, dari serangan Voldemort. Gara-gara mantera Lily ini Harry selamat dari serangan Voldemort en Voldemort sendiri gak jelas nasibnya.
11 taun kemudian Harry udah gede, tapi dia gak pernah tau kalau dia itu penyihir atau cerita masa lalunya. Dia dititipkan ke paman bibinya yang bukan penyihir. Sampe suatu hari Harry dapat undangan buat sekolah di sekolah sihir Hogwarts, yang dulu jadi sekolahan ortunya.
Nah, mulai dari situlah petualangan Harry dimulai. Di Hogwarts dia kenal sama teman-teman barunya, Ron en Hermione. Bertiga mereka terlibat petualangan seru, berusaha menghalangi Voldermort yang berusaha bangkit en menguasai dunia lagi (sebenernya klise banget, ya).
Akhirnya setelah berjatuhan banyak korban selama 7 seri bukunya, Harry ketemu sama musuh besarnya, Voldemort di buku ke-7. Di pertarungan terakhir itu Harry menang. Tamat.
Subscribe to:
Posts (Atom)