Wednesday, March 21, 2012
Tips Trik Buat Cowok Nyatain Cinta
Tuesday, March 6, 2012
PRINSIP-PRINSIP ‘PACARAN’ DI DALAM TUHAN
PRINSIP-PRINSIP ‘PACARAN’ DI DALAM TUHAN
Tuesday, January 3, 2012
Single Forever
Monday, April 26, 2010
MENGATASI PATAH HATI
Gimana dong cara ngatasin perasaan yang bikin males hidup ini?
- 1. Evaluasi diri.
Dari pada buru-buru gantung diri, lebih baik kita evaluasi diri. Toh, patah hati nggak berarti hidup kita jadi hancur total and nggak punya masa depan. Inget ini: “orang tidak pernah hancur karena dia gagal, tapi karena dia gak mau bangun dari kegagalannya”, jadi ayo bangun!! Perbaiki diri kita kalau emang ada yang salah, misalnya egois, suka marah, atau kebiasaan buruk lainnya. Atau mungkin kamu udah lama jauh dari Tuhan, di luar Tuhan emang nggak ada sukacita yang sejati. Ayo dong deketin diri sama Tuhan lebih lagi, supaya kamu bisa dapet penghiburan dan malah bisa jadi deket sama Tuhan.
Kalau kamu udah evaluasi dan ternyata nggak ada hal yang bener-bener salah dari kamu, anggep aja doi itu nggak beruntung dapetin kamu, OK? Positive thinking dong, jangan negative aja. Be happy! Sebab kamu tetap punya masa depan yang cerah bersama Tuhan.
“... tetapi takutlah akan Tuhan senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang”. Amsal 23:18.
- 2. Buang dendam.
Kamu tahu apa yang terjadi kalau ada orang yang nggak mau buang air besar? Dia akan keracunan, soalnya apa yang harusnya dibuang nggak mau dia buang. Gitu juga dalam manusia rohani kita, ada hal yang harus segera kita buang.
“Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah, dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.”, Kolose 3:8.
Kalau kamu nggak mau buang itu, maka lama-lama kita yang akan “mati keracunan”. Bisa aja sih emang si doi yang salah, tapi kalau kita dendam terus maka kita yang bakal susah -
“karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di Sorga akan mengampuni kamu juga.” (Matius 6:14).
Kalau kita nggak mengampuni, dosa kita juga nggak diampuni. Karena itu buang dendam deh, jangan disimpen terus. Emang nggak gampang sih, tapi harus, OK?
- 3. Jangan trauma.
Ada cewek yang pernah kecewa, akibatnya dia selalu ngerasa gak siap buat mulai menjalin hubungan yang serius. Dia takut apa yang pernah dia alami terulang lagi, dia takut semua cowok seperti mantan cowok dia dulu. Hati-hati! Jangan trauma sama cowok atau cewek; apalagi trauma sama Tuhan, nggak bisa lagi percaya bahwa Tuhan mau yang terbaik terjadi dalam hidup kita.
Trauma itu bisa timbul karena pengalaman-pengalaman yang bikin kecewa dan sakit hati, sehingga kita nggak bisa melupakannya gitu aja. Trauma itu bisa ditujukan pada banyak hal; bisa trauma sama orang tertentu, bisa sama suatu benda (contohnya takut sama air), juga bisa trauma sama Tuhan (contohnya kecewa sampai nggak lagi bisa percaya penuh sama Firman Tuhan).
Gimana sih ngatasin trauma? Trauma itu luka di jiwa atau di hati seseorang, jadi buat nyembuhinnya perlu mengalami pemulihan hati dan jiwa. Pemulihan dari luka-luka batin, pemulihan kasih Tuhan - bahwa Tuhan masih & selamanyanya sangat mengasihi kita, bahwa Tuhan tidak pernah ninggalin kita waktu hal-hal yang menyakitkan itu terjadi-, pemulihan dari semua hal yang mengintimidasi kita sehingga kita nggak lagi berani memandang kehidupan ini. Hal ini bisa kita alami lewat buku, konseling, pemulihan hubungan dengan Tuhan, dsb. Pokoknya pemulihan ini ada di dalam Tuhan, dan Tuhan lebih rindu buat mulihin kita.
- 4. Lari ke atas, jangan lari ke bawah.
Dalam menghadapi masalah, ada orang yang lari ke atas, ada yang ke bawah. Ada yang malah makin ngerusak hidupnya sendiri, tapi ada juga yang jadi makin baik, makin deket sama Tuhan, jadi makin dewasa dan makin kuat hidupnya gara-gara masalah yang dia hadapi. Itu semua tergantung pilihan kita, karena itu pilih yang baik. Ayo, jangan nyerah! Hadapi deh kenyataan bahwa hidup ini memang nggak selalu gampang, kadang ada hal-hal yang berat yang harus kita alami, tapi percayalah kamu bisa menghadapinya dan kamu akan berhasil dalam hidup kamu. Tuhan nggak pernah janjiin ‘jalan yang selalu penuh bunga’, tapi Dia janjiin pertolongan buat kita yang percaya padaNya.
“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” (1 Korintus10:13)
Pokoknya, buat yang belum patah hati, doa bener-bener supaya nggak perlu ngalamin. Buat yang udah patah hati jangan nyerah, jangan pernah putus asa, maju terus! Kamu bisa!
Wow, keren! (???)
GFRESH MAGAZINE
Wednesday, March 17, 2010
Apa Yang Kamu Percayai? (Gambar Diri)
Kenapa sih banyak anak muda yang nggak pede, minder, nggak bisa apa-apa, nggak punya bakat, nggak ada apa-apanya kalo dibanding dengan si A, atau si B, dsb? Mungkin salah satu faktor penyebabnya adalah karena mereka percaya bahwa itulah diri mereka, bahwa mereka memang dilahirkan demikian, dan mereka gak akan mungkin bisa berubah!!!
Aku pernah dengar khotbah seorang pendeta, dan dia bilang bahwa “Apa yang kita percayai menentukan masa depan kita, what’s ahead us!!”. Namun sayangnya, kita sering nggak sadar kalo kita punya kepercayaan dan pola pikir yang salah, yang negatif! Misalnya saja, masih banyak orang, terutama orang tua yang kolot, percaya bahwa anak perempuan itu nggak bisa apa-apa, gak perlu sekolah tinggi-tinggi, nantinya juga kerja di dapur. Padahal itu kan nggak benar, right girls? Atau masih banyak orang yang langsung menilai kalau seorang anak yang orang tuanya bercerai, pasti anak itu nggak bisa jadi “orang” (gak berguna/ kurang ajar), padahal belum tentu juga lho!!
HATI-HATI DENGAN PERANGKAP PENAMPILAN
Kamu suka bingung mikirin, besok mau pakai baju apa ya? Atasan ini cocok sama bawahan yang mana ya? Terus kamu coba gonta-ganti baju sampai 3X dan akhirnya kamu putusin untuk pakai baju pilihan kamu yang pertama, abis itu kamu berpatut di cermin 15 menit and keep asking to yourself ‘How do I look?’ Jujur aja, kadang-kadang aku pun seperti itu… J. Seringkali kita begitu sibuk menjaga penampilan kita untuk merasa lebih baik, lebih ok lebih berharga di mata orang lain. We are so concern about what’s other people going to think about us…
Bukan maksudku kalo penampilan itu gak penting lho!!! Aku sadar banget kok kalau penampilan yang baik (gak harus mahal, yang penting bersih, rapih dan menarik!) itu bisa meningkatkan rasa percaya diri kita. Waktu aku pertama kali jadi asisten dosen, aku juga sibuk hunting kemeja dan rok, sampai mami-ku pusing liatnya. Yang aku tekankan disini adalah bagaimana kita bergantung pada orang lain mengenai gambaran diri kita. Kita percaya bahwa diri kita adalah seperti yang orang lain katakan pada kita. Dan hal ini mengakibatkan kita menetapkan suatu standar-standar tertentu dalam penampilan kita, bukan hanya penampilan secara fisik, tapi juga penampilan melalui kecerdasan maupun kesuksesan kita untuk mendapatkan harga diri.
Inget guys, kita gak perlu harus “sukses” atau menyenangkan orang lain supaya kita bisa memiliki rasa berharga dari keberhargaan yang sehat. Keberhargaan itu telah diberikan dengan cuma-cuma dan pasti dari Tuhan buat kita! Memang baik jika kita diakui oleh orang lain, tetapi seandainya orang lain tidak memberi pengakuan pada kita, kita masih dikasihi dan diterima sama Tuhan.
Can you guys see the difference?? Kita gak lagi diperbudak oleh penampilan dan pendapat orang lain, tetapi kita aman dan bebas dalam Kristus. Tentu saja baik mendapatkan kesuksesan dan pengakuan, tetapi juga sudah jelas bahwa Tuhanlah sumber rasa aman dan dasar dari keberhargaan kita. Right?
HUMILITY
Mother Teresa pernah bilang begini, “Jangan pernah terganggu oleh pendapat orang lain. Jangan pernah menyerah pada kata-kata yang tidak mendukung. Jadilah rendah hati, dan Anda tidak akan pernah terganggu.”
Ada juga ucapan Mother Teresa yang serupa,” Jika Anda rendah hati, tidak ada sesuatupun yang akan menyentuh hati Anda, baik pujian atau cacian, sebab Anda tau siapa diri Anda… Jika Anda adalah seorang yang suci, bersyukurlah kepada Allah. Jika Anda adalah seorang pendosa, jangan tetap menjadi seorang yang demikian.” “Humility is you know who you really are in God. Less or more than that is pride.”
BE PROACTIVE!!!
Nah, jadi sekarang apa yang kamu percayai??? You are what you believe!!! Jadi, kalo kamu percaya bahwa kamu adalah seorang trouble maker yang gak bisa apa-apa dan cuma bisa bikin susah orang, ya itulah kamu… Tapi jika kamu percaya kalau kamu adalah ciptaan Allah yang mulia, kamu mempunyai talenta,dan dengan kesungguhan hati plus kerja keras kamu bisa mengembangkan talenta kamu dan mencapai cita-cita kamu, kamu pasti BISA!!! So guys, let’s see things in differrent point of view, in God’s point of view! Inget, di mata Tuhan, kita semua berharga!!! Don’t sell yourself short, don’t belittle yourself!
Jadilah proaktif, meskipun semua orang di luar sana meragukan kemampuan kamu, menganggap remeh kamu, mengatakan bahwa kamu gak berarti, dsb. percaya deh bahwa gak ada sesuatu atau seorangpun yang bisa menyakiti kamu tanpa persetujuan kamu! Dan kamu dapat memilih untuk tidak terganggu pada pendapat orang lain, tetapi mempercayai Bapa kita di surga. The great part of trusting the Lord is that He never lets yo down! J
BE YOURSELF & BE WHAT YOU ARE MEANT TO BE…
Aku sedang asyik membaca sebuah buku dan aku menemukan tulisan yang menarik didalamnya: “Pada zaman kita sekarang, pernyataan emosi secara terbuka tidak lagi dilakukan orang, kita sudah demikian terpelajar dan maju sehingga kita malu mengungkapkan hati kita. Para ahli ilmu jiwa menyatakan kepada kita, bahwa kita kehilangan banyak kreativitas dan semangat hidup karena alasan ini saja: Kita tidak mau menerima diri kita sendiri dan tidak mau bersikap jujur dalam reaksi-reaksi emosi kita. Kita berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan orang lain, bahwa kita adalah seorang lain yang berbeda dari kenyataan kita yang sebenarnya. Dan dengan demikian kita kehilangan kuasa untuk menjadi diri kita sendiri.”
LOVE YOURSELF & JUST BE YOU…
Eits… jangan salah sangka dulu. Aku bukannya minta kamu untuk mencintai diri sendiri dan terus jadi gak peduli sama orang lain, “Yang lain mo susah kek, mo stress kek, gak pusing, yang penting gue happy !!!” Bukan gitu maksudku. Mencintai diri sendiri beda lho dengan mementingkan diri sendiri. Mencintai diri itu bersumber dari sikap hormat terhadap eksistensi kita sebagai manusia. Dalam hal ini kita ditantang untuk menerima kemanusiaan kita sendiri, yaitu diri kita yang mempunyai keunikan dan kelebihan sendiri, tetapi juga diri kita yang punya kekurangan serta kelemahan.
Kamu gak perlu membuktikan pada orang lain betapa menyenangkan dan populernya kamu. Percaya deh sama Bapa, kamu adalah harta yang berharga bagiNya, hanya karena kamu adalah kamu. Bagian dalam diri kamulah yang membuat kamu berharga. Tuhan ingin kamu belajar untuk menghargai diri kamu sendiri. Kamu gak akan bisa benar-benar bahagia sampai kamu bisa menghargai diri kamu. Gak jadi soal berapa banyak “prestasi besar” yang kamu raih, jika dalam hati kamu masih membenci dirimu sendiri, kamu bakalan menderita! Temukan nilai diri kamu dalam hubungan kamu dengan Tuhan. Tiap pribadi itu istimewa dan langka bagi Tuhan – sama seperti kamu.
Gak ada pemborosan yang lebih besar daripada membandingkan diri kita dengan orang lain. Pasti akan ada orang yang tampil lebih baik dan membuat kita iri hati. Atau ada orang lain lagi yang berpenampilan lebih buruk, dan membuat kita jadi sombong. So, just be yourself deh! Miliki pandangan yang seimbang mengenai orang lain. Kita memang harus menghormati orang lain, tapi hormati juga diri kita sendiri! (anakmuda.net)