Showing posts with label ayat. Show all posts
Showing posts with label ayat. Show all posts

Tuesday, February 21, 2012

SAYAP SAYAP RAJAWALI

SAYAP SAYAP RAJAWALI
Yakobus 2:14-26
Yakobus 2:17  Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

GF!ers pasti tau bedanya ayam dan burung rajawali. Ya i yalah jauh beda, kalo ayam sekali mengembangkan sayap whuzz paling poll 30 cm, tapi kalo rajawali begitu membentangkan sayapnya wuihhhh bisa 1 – 1,5 meter panjangnya, pantesan aja kalo ayam terbang paling banter naik pager rumah, dan langsung keplek... keplek..keplek.. ke tanah lagi, tapi kalo rajawali begitu dia bentangkan sayapnya yang besar, panjang dan berbulu lebat dengan warna-warni yang indah, dia mampu terbang makin lama makin naik, malah kalo ada badai dia makin seneng karena begitu ada badai dia makin didorong ke atas makin tinggi, sampe dia jauh mengatasi badai dan dia bermain-main di udara, wahhh keren banget yach, lagian rajawali sarangnya di atas batu-batu karang. Tapi apa jadinya kalo sayap rajawali patah satu, saya jamin dia bakalan nggak bisa terbang, bisa terbang tapi muter muter muter di tempat. Begitu juga Kristen Rajawali kudu seimbang antara sayap kiri dan sayap kanan, Kita harus seimbang antara Iman dan perbuatan, antara karunia Roh Kudus, dengan pengenalan akan Firman Tuhan, harus seimbang jangan tulus aja seperti merpati sehingga jadi ”korban mulu” , tapi kudu cerdik seperti ular. Jadi ingat ingat Kekristenan kita kudu seimbang supaya kita tidak berjalan di tempat, tapi iman kita naik terbang seperti burung rajawali
                -mg-

Monday, February 20, 2012

HARGA DIRI GUE

HARGA DIRI GUE


Gara-gara ngerasa harga dirinya dilecehkan, dihina, dipojokkan di depan umum, bahkan hal sepele kesenggol, atau pas senyum, eh orang lain malah buang muka nggak jarang orang bisa sakit hati, dendam, malahan yang ekstrim kita baca di koran-koran ada yang balas dendam dengan membunuh lantaran harga dirinya direndahkan, kenapa ini bisa terjadi? Ini karena ada kesalah mengertian tentang apa arti harga diri itu sendiri. Beberapa orang punya konsep bahwa harga diri mereka terletak pada kesuksesan dalam pendidikan, punya kedudukan, kekayaan yang melimpah, sehingga kalo semua itu terpenuhi berarti telah mempunyai harga diri. Kalau tidak terpenuhi atau sedikit tergangu maka yang bersangkutan merasa harga dirinya terganggu. Padahal harga diri yang sesungguhnya adalah apabila seseorang sadar akan kedudukannya sebagai anak-anak tebusan Tuhan dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari seperti dapat menerima orang lain sebagaimana adanya orang itu, tidak merasa terhina, terancam oleh mereka yang kurang mengindahkan diri kita. Karena di hadapan Tuhan pertama: kita diciptakan menurut gambar dan teladan Tuhan, yang artinya kita diberi kuasa, hormat dan kemuliaan. Kedua karna kita berarti sehingga Dia rela nyerahin nyawanya supaya kita selamat. Status diri kita di hadapan Tuhan adalah anak-anak Allah (Yohanes1:12), imam-imam dalam kerajaan (1 Petrus2:9) dan para duta besar (II Korintus 5:20) kita kudu nyadar sesadar sadarnya berapa berharganya diri kita di hadapan Tuhan.
-mg-

Sunday, February 19, 2012

TERBUKTI DAN TERUJI
I Tesalonika 5:24

Di gereja saya ada seorang oma yang umurnya 70 tahun, tapi wajahnya masih seperti yang usia 60 tahunan, dia masih gesit, bahkan mengunjungi rumah-rumah jemaat dan mendoakannya. Waktu suami yang dikasihnya dipanggil Tuhan, dia sangat sedih, dan doanya selalu minta supaya Tuhan segera memanggilnya supaya dia bisa selalu bersama suaminya. Tapi Tuhan berkata bahwa tugasnya di bumi belum selesai, akhirnya oma ini bangkit, untuk melayani Tuhan. Yang bikin saya salut dia tidak pernah absen di setiap kegiatan gereja bahkan bayangkan persekutuan kantor yang dikelola oleh gereja dia pun hadir, sampe orang bertanya ibu bekerja di perusahaan mana? Dia bilang perusahaan sorga sambil tertawa. Suatu kali saya tanya apa rahasia oma sehingga bisa awet muda dan masih gesit, ternyata rahasianya adalah doa, dia bilang kalau sehari saja saya tidak duduk di kaki Yesus untuk berdoa, saya jadi seperti orang yang bingung, dan dia bilang alkitabnya yang ia tandai dengan warna warni stabillo adalah yang sudah digenapi di sepanjang hidupnya. Tidak janji-janji Allah yang gagal, semua ”terbukti” dan ”teruji”, kalau kita meyakininya, kita akan menjadi kaya oleh kasih karunia
-mg-

Friday, February 17, 2012

MADU ATO CUKA?

MADU ATO CUKA?
Lukas 6:37-45

Seorang hamba Tuhan waktu khotbah membawa 2 botol kaca berwarna hitam yang persis sama. Dari luar sepertinya isi botol itu sama, tapi ternyata waktu hamba Tuhan ini menuang botol pertama isinya adalah madu, dan dia menuang botol kedua ternnyata cuka. Ujian yang terbaik terhadapa karakter manusia adalah dengan melihat reaksi yang muncul ketika mereka berada di dalam tekanan situasi yang sulit. Dalam kondisi yang normal atau waktu keadaan berjalan seperti biasanya banyak orang yang berperilaku sebagaimana yang dapat diterima orang lain, tapi waktu situasi tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka watak mereka yang sesungguhnya akan terlihat.  Apa yang ada di dalam diri kita akan terbuka waktu kita mengalami ujian, gimana kita bereaksi terhadap tekanan akan menunjukkan siapa diri kira yang sebenarnya. Tuhan Yesus berkata ” Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya (Lukas 6:45). Jadi apa yang keluar dari mulut kira madu atau cuka? Kalo seseorang melakukan sesuatu yang tidak kita suakai bagaimana reaksi kira? Dengan memelihara persekutuan kita dengan Allah dan mengandalkan pimpinan Roh Kudus, apa yang keluar dari diri kira adalah yang murni dan baik
-mg-

Tuesday, January 3, 2012

Single Forever


Single Forever

Waktu baca judul diatas kita semua pasti terkaget-kaget. Masa sih mau jadi jomblo seumur hidup? Atau kita mulai berpikir, wah wah wah amit-amit deh gw jadi single selamanya. Eit… tenang dulu, jangan takut! Karena saya juga nggak pernah mikir buat jadi jomblo seumur hidup hehehe… kita lihat dulu apa yang akan dibahas. Saya nggak ngajarin kita buat jadi biarawan yang seumur hidup melayani Tuhan tanpa menikah. singledisini maksudnya adalah keutuhan dalam diri kita, komplit, terpisah, keseluruhan.

Pernah coba bandingin kehidupan Adam waktu dia dikasih pasangan ama Allah? Apakah waktu dikasih pasangan Hawa ama Tuhan, Adam lagi nyari-nyari pasangan hidup? Bukan kan! Adam itu lagi ngerjain tugas yang dikasih Allah buat memelihara bumi. Jadi Adam adalah pribadi yang utuh, singledan sempurna. Adam begitu sibuk sampe-sampe dia nggak merasa kalo dia butuh teman.

GF!ers, kapan kita tahu kalo kita siap buat menerima pasangan? Pastor Jeffry Rahmat bilang kalo kita bakal siap menerima pasangan kalo kita ngerasa nggak butuh pasangan, karena disitulah kita merasa kompilt, utuh! Adam membuktikannya! Hawa datang bukan pada saat dia lagi sibuk cari pasangannya. Tuhan memberikan pasangan justru pada saat Adam dalam kondisi terbaik, saat sedang complete, utuh, single dan menikmati panggilannya.

Cuman orang yang single yang bisa masuk dalam tahap pernikahan. Sebab pernikahan harus terjadi antara 2 orang yang utuh. Tapi seringkali faktanya, pernikahan terjadi antara 2 orang yang nggak saling utuh, yang saling mencari keutuhan dari diri pasangannya. Waktu kita menikah, kita harus siap buat mengasihi diri sendiri dan siap mengasihi orang lain.

Bahkan lebih lanjut lagi Pastor Jeffry bilang kalo orang yang nggak utuh, nggak dapat kasih apa-apa buat pasangannya karena emang tujuan awal dia mencari pasangannya adalah sifat selfish, cuman buat mengisi kekosongan dirinya sendiri. Orang kayak gini cuman banyak menuntut, banyak minta diperhatiin. Dia bakal mengganggu konsentrasi hidup kita, pekerjaan, karier, bisnis.

Setelah baca penjelasan diatas, semoga kita bisa belajar untuk menjadi single dulu sebelum kita mencari pasangan hidup. Saya juga mengalami proses singleini. Dulu saya punya seorang kekasih yang udah pacaran selama 4 taon (2003-2007). Awalnya saya cuman menikmati pacaran seperti layaknya orang biasa, seminggu sekali jalan bareng, datang ke rumahnya, dsb. Tapi kami berdua belum jadi single. Kekasih saya itu butuh banyak perhatian. Sehingga penulis merasa kewalahan buat kasih “perhatian ekstra besar” dan akhirnya saya ngerasa kalo pacaran itu bikin cape dan menguras banyak waktu, tenaga, dsb. Waktu itu sih saya rela. Sampai akhirnya kami memutuskan buat putus hubungan karena ada saling ketidakpercayaan satu sama lain.

Waktu putus sih saya sangat sedih. Dan hal ini, sekali lagi ngebuktiin kalo penulis belum jadi seorang yang single. Saya nge-jomblo selama 6 bulan dan belajar buat jadi single. Setelah merenungkan mengenai arti pacaran dengan mendalam, akhirnya pada suatu waktu saya seolah mendapat ilham dari Tuhan (hehehe…), saya sadar makna inti dari pacaran kalo kita harus jadi utuh secara pribadi dan menggunakan waktu dalam hidup yang terbatas ini dengan baik. Saya berdoa pada Tuhan buat pasangan hidup, dan minta hikmat supaya kelak kalau pacaran lagi, bisa menjalani dengan baik dan jadi pribadi yang sama-sama utuh.

Sekarang bagaimana? Sekarang saya udah pacaran lagi ama cewe yang sama tapi dengan pribadi yang sama-sama utuh. Saya juga berusaha menerapkan konsep ini padanya biar bisa jadi pribadi yang saling menghargai, saling menghormati, saling percaya. Dan apa hasilnya? Hubungan kami jadi jauh lebih baik dibanding dengan dulu. Kami tahu prioritas hidup dan bisa bagi waktu buat Tuhan, pekerjaan, pendidikan dan bahkan waktu pacaran.

Apakah kita masih mau mencari pasangan hidup tanpa menjadi single terlebih dahulu? Kalau begitu sama saja kita sedang membuang-buang waktu tanpa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan kita. Karena itu bagi GF!ers yang mau pacaran, cari dahulu kehendak Allah dalam diri kita dan jadilah single terlebih dahulu, ok!


Tuesday, June 29, 2010

Parent in Bible

Setelah kita melihat ‘pedoman’ hubungan ortu anak dari hollywood, homer, videogames dsb, saatnya kita melihat ‘pedoman dari segala pedoman’ yang bisa kita percayai!



Luk 6:37

Ampunilah dan kamu akan diampuni.

Mengampuni itu bukan hanya membebaskan orang yang bersalah dari penjara, tapi sebenarnya saat kita mengampuni, kita sedang membebaskan diri kita sendiri dari penjara tekanan batin.



Mzm 27:10

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun Tuhan menyambut aku.

Semua orang boleh tidak mengerti, bahkan menolak kita tapi satu hal yang perlu kita ketahui adalah TUHAN tidak pernah menolak kita. Dia menerima kita apa adanya, tanpa syarat.



Mat 7:9-11

Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di Sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya.

Bapa di Surga bukan hanya menerima kita, tapi Dia akan memberikan apa yang baik bagi kita.



Yer 29:11

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pdaKu mengenai kamu, demikian firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Seringkali kita merasa kita sudah tidak memiliki harapan lagi. Coba alihkan sebentar pandangan kita dari semua keruwetan yang ada, alihkan pandangan kita kepada Tuhan, di dalam Tuhan kita masih bisa meraih hari depan yang penuh harapan.



Efesus 6:1-3

Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu -- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

Mengampuni dan tetap belajar menghormati orang tua yang sudah melakukan banyak kesalahan pada kita adalah hal yang tidak mudah, tapi hal ini akan membawa kita keluar dari pengaruh lingkaran setan yang ada. Karena orang yang mau mengampuni dan menghormati orangtuanya adalah orang yang mau dipulihkan hatinya dan mau terus belajar menjadi lebih baik.

Tuhan membela posisi kita sebagai seorang anak dalam sebuah keluarga lho... Tuhan mengingatkan supaya para ayah juga memperlakukan anaknya dengan benar..

Efesus 6:4 BIS

Janganlah memperlakukan anak-anakmu sedemikian rupa sehingga mereka menjadi marah. Sebaliknya, besarkanlah mereka dengan tata tertib dan pengajaran Tuhan.

Kolose 3:21 BIS

Janganlah menyakiti hati anak-anakmu sehingga mereka menjadi putus asa.

So come on guysss...God still love us, and we still have a good future..dont give up!! Lets do our best. J