Showing posts with label EDISI 2. Show all posts
Showing posts with label EDISI 2. Show all posts

Wednesday, June 30, 2010

LINGKARAN SETAN



Pernah dengar tentang istilah 'lingkaran setan', 'Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga', atau 'kutuk turunan'?

Ada orang yang sangat membenci ayahnya atau ibunya, dia bersumpah untuk tidak jadi seperti mereka. Tapi beberapa tahun kemudian sifatnya sama persis kayak mereka!  Gubraakkk...

Kali ini GFresh! mau coba sharing bagaimana semua itu bisa terjadi, dan apa jalan keluarnya.

Kita semua tumbuh dewasa sambil meng-copy hal-hal yang banyak terjadi di sekitar kita. Semua itu dimulai dari sejak kecil. Waktu kecil kita coba memakai baju ayah atau ibu kita yang kebesaran. Tetapi yang sering tidak disadari adalah kita bukan hanya meng-copy penampilan tapi juga kebiasaan, cara hidup, perilaku dan prinsip-prinsip kehidupan dari orangtua kita.

Kalau orangtua kita sering bicara kotor, suka merokok, suka memukul, kemungkinan begitulah juga yang akan terjadi dengan diri kita. Proses meng-copy ini terjadi tanpa disadari, bahkan sekalipun waktu kita sebagai sang anak nggak menginginkannya.

Kita tidak dilahirkan dengan 1 manual set tentang bagaimana caranya menghadapi kehidupan. Kita belajar dan meniru bagaimana cara orangtua kita berinteraksi dengan kehidupan. Bagaimana cara orangtua menyatakan kasihnya pada keluarga, bagaimana orangtua menyalurkan kemarahan, bagaimana orangtua menghadapi konflik. Dan seperti shaddow, suka tidak suka, kita bergerak mengikuti gerakan orangtua kita.

Menurut Dr. Maurice Wagner, seorang proffesional counsellor, ada 3 komponen penting untuk membentuk citra diri yang sehat. Rasa dimiliki dan dikasihi, rasa berharga, dan rasa mampu. Ketika salah satu atau semua dari ke tiga komponen ini tidak terpenuhi di masa kecil, efeknya bisa berkembang terus bahkan sesudah kita dewasa dan menikah. Karena tanpa disadari, kita akan terus berusaha mencari dan memenuhi ketiga komponen yang hilang itu, apapun harga yang harus dibayar.

Kita berusaha dengan cara apapun supaya bisa diterima dan menjadi bagian dari 1 kelompok tertentu.

Kita bersedia melakukan apapun supaya kita dikasihi, apapun!

Ketika kita mulai pacaran, kita akan pacaran dengan harapan supaya kebutuhanku dipenuhi. Padahal pacaran adalah kesempatan buat kita saling mengisi, bukan menuntut.

Sebenarnya keinginan untuk dimiliki dan dikasihi adalah hal yang wajar, masalahnya bagi kita-kita yang terluka, hal itu menjadi semacam hutang yang harus dibayar oleh pasangan kita.  Kita akan bertumbuh sebagai orang yang sangat menuntut dan mudah kecewa. Bayangin kalau ternyata pasangan  kita juga punya problem yang sama, akhirnya kita bukan saling mengasihi tapi saling menuntut.

Cuapeede...(bayangin kalo trus masuk pernikahan dengan kondisi seperti itu, apa gak jadi seperti neraka tuh?)

Thats why.. kalau anak dari keluarga bercerai cenderung bercerai juga. Perceraian itu seperti mengatakan kepada anak-anak, “Nak, tidak apa bercerai kalau tidak ada jalan lain”. Dan tentu saja anak-anak dari keluarga cerai akan kekurangan kasih sayang keluarga yang akan membuat mereka menuntut hutang kasih di masa dewasa mereka. Dan ketika hutang ini tidak terbayar? “Tidak ada jalan lain…perceraian satu-satunya jalan”

See.. itu baru 1 problem, masih banyak bentuk problem lain yang bisa terjadi. Begitulah apa yang disebut sebagai Lingkaran setan, Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga, Kutuk turunan, terulang kembali. Untuk jalan keluarnya? Baca deh di halaman ... atau kunjungi terus www.gfreshmagazine.com

See you,

Andy Setiawan

Tuesday, June 29, 2010

Parent in Bible

Setelah kita melihat ‘pedoman’ hubungan ortu anak dari hollywood, homer, videogames dsb, saatnya kita melihat ‘pedoman dari segala pedoman’ yang bisa kita percayai!



Luk 6:37

Ampunilah dan kamu akan diampuni.

Mengampuni itu bukan hanya membebaskan orang yang bersalah dari penjara, tapi sebenarnya saat kita mengampuni, kita sedang membebaskan diri kita sendiri dari penjara tekanan batin.



Mzm 27:10

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun Tuhan menyambut aku.

Semua orang boleh tidak mengerti, bahkan menolak kita tapi satu hal yang perlu kita ketahui adalah TUHAN tidak pernah menolak kita. Dia menerima kita apa adanya, tanpa syarat.



Mat 7:9-11

Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di Sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya.

Bapa di Surga bukan hanya menerima kita, tapi Dia akan memberikan apa yang baik bagi kita.



Yer 29:11

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pdaKu mengenai kamu, demikian firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Seringkali kita merasa kita sudah tidak memiliki harapan lagi. Coba alihkan sebentar pandangan kita dari semua keruwetan yang ada, alihkan pandangan kita kepada Tuhan, di dalam Tuhan kita masih bisa meraih hari depan yang penuh harapan.



Efesus 6:1-3

Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu -- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

Mengampuni dan tetap belajar menghormati orang tua yang sudah melakukan banyak kesalahan pada kita adalah hal yang tidak mudah, tapi hal ini akan membawa kita keluar dari pengaruh lingkaran setan yang ada. Karena orang yang mau mengampuni dan menghormati orangtuanya adalah orang yang mau dipulihkan hatinya dan mau terus belajar menjadi lebih baik.

Tuhan membela posisi kita sebagai seorang anak dalam sebuah keluarga lho... Tuhan mengingatkan supaya para ayah juga memperlakukan anaknya dengan benar..

Efesus 6:4 BIS

Janganlah memperlakukan anak-anakmu sedemikian rupa sehingga mereka menjadi marah. Sebaliknya, besarkanlah mereka dengan tata tertib dan pengajaran Tuhan.

Kolose 3:21 BIS

Janganlah menyakiti hati anak-anakmu sehingga mereka menjadi putus asa.

So come on guysss...God still love us, and we still have a good future..dont give up!! Lets do our best. J

Cinderella The Real Story

Cinderella The Real Story

Headline hari ini: Cinderella ditangkap polisi karena menyiksa anaknya.

Cinderella terbukti bersalah dan harus masuk penjara selama 10 tahun. Suaminya mengatakan bahwa kondisi kejiwaan Cinderela memang labil. Ibu tirinya juga mengatakan kalau Cinderela memang anak bermasalah sejak kecil.

Awal Mulanya...

Tim kepolisian juga turun tangan untuk menyelidiki, dan diketahui bahwa masa lalu Cinderella sangat buruk. Ia kehilangan ibunya saat masih kecil, dan ayahnya yang sering bepergian memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang janda yang memiliki dua anak. Awalnya Cinderella senang karena memiliki keluarga baru dan dia bertekad untuk menyayangi ibu dan saudara tirinya. Tapi, menurut orang-orang yang mengenal mereka, ibu tiri Cinderella tidak menyayanginya dan memperlakukannya seperti pembantu.

Cinderella menerima semua pukulan ibunya dan berusaha menjadi lebih baik lagi dengan harapan ibunya akan menyayanginya, tapi itu tidak pernah terjadi. Lambat laun, ia mulai menyadari kalau dirinya tidak diinginkan dan tidak dibutuhkan. Sementara saudara-saudara tirinya menghabiskan masa remaja mereka seperti layaknya gadis normal, Cinderella menghabiskan waktunya mengurusi cucian kotor dan mengelap debu.

Cinta Pertama..

Yang membuatnya sedih adalah ketika teman-teman sekolah saudara tirinya datang berkunjung ke rumahnya. Dia ingin berbicara dengan mereka, sempat beberapakali saling berpandangan dengan tidak sengaja, pernah juga ada surat dan hadiah kecil yang dikirimkan lewat orang ketiga. Tetapi Cinderella merasa bahwa teman-teman pria saudaranya pasti meremehkan atau mengasihani dirinya. Cinderella merasa dirinya tidak layak. Cinderella yang malang, cinta pertamanya terbang sangat rendah dan tenggelam menghilang bersama rasa percaya dirinya.

Impian yang Tak Pernah Tercapai...

Momen yang paling disesali adalah hari dimana pangeran akan memilih calon istri dan semua wanita di kerajaan diundang ke pesta dansa. Ibu dan saudara-saudara tirinya tidak perlu repot melarang Cinderela ke pesta, Cinderela sendiri menolak untuk pergi. Dia merasa tidak pantas memakain gaun pesta yang bagus, bertemu dengan orang-orang terhormat,  Cinderela merasa kesempatan itu bukan miliknya. Dia hanya membayangkan seandainya dia mengenakan gaun yang cantik, pergi ke pesta, dan menjadi pilihan dari pangeran impiannya. Sampai akhirnya hari pesta berlalu dan pangeran menemukan calon istrinya di pesta dansa, bukan Cinderella seperti yang ia bayangkan.

Pernikahan yang Disesali...

Cinderela akhirnya juga menikah, tidak dengan pangeran tentu saja, tapi dengan pemuda di ujung jalan. Pemuda itu terkenal berandalan dan tidak setia, tapi Cinderella tidak keberatan. Dia justru bersyukur karena masih ada orang yang mau menikahinya. Baginya pemuda itu adalah pilihan yang cukup baik baginya, yang penting ada yang mau menikahinya sehingga dia tidak sendirian lagi.

Pengalaman Berkeluarga dan Melahirkan Anak...

Seperti yang diduga, suaminya bukan suami yang baik. Tapi Cinderella bersabar dan berharap, mungkin suatu saat nanti suaminya akan lebih dewasa, mungkin kehadiran seorang anak akan membuat suaminya lebih bertanggung jawab. Cinderella tahu kalau suaminya sering selingkuh di luar, tapi selama suaminya tetap pulang ke rumah Cinderella sudah bersyukur.  Dan ketika dia mengelus perutnya, merasakan kehadiran nyawa baru yang bertumbuh, dia berjanji, “Aku akan menjadi ibu yang baik bagimu, lebih baik dari ibu tiriku. Aku akan menyayangimu dan tak akan memukulmu. Aku tak akan pernah menjadi orang seperti ibu tiriku”.

Ketika anaknya lahir, Cinderela tersenyum bahagia dan merasa mimpinya akan segera terwujud. Tapi, ketika Cinderella diijinkan pulang dari rumah sakit, dia mendapati rumahnya sepi. Lemari baju yang kosong separuh, tabungan yang dipecahkan dengan kasar dan gosip miring dari tetangganya memberitahunya kalau suaminya melarikan diri dengan perempuan lain. Dan dunianya runtuh dalam sekejap.

Menyalahkan Anaknya...

Tapi kali ini Cinderela tidak menyalahkan dirinya. Cinderella tidak tahu bagaimana caranya mencintai, selama ini tidak ada yang mencintainya. Kemarahan yang selama ini terpendam sejak masa kecilnya yang selama ini menghancurkan dirinya menuntut untuk dikeluarkan. Dan Cinderela anaknya yang semula diharapkan menjadi pemersatu dirinya dan suaminya, anak yang menjadi dasar impiannya, anak ini juga yang dianggap menghancurkan impiannya, membuatnya harus bekerja keras membanting tulang. Cinderella berharap seandainya anak ini tidak pernah ada maka kehidupannya akan jauh lebih baik.

Akhirnya...

Setelah Cinderella ditangkap karena penyiksaan yang dia lakukan selama bertahun-tahun, anaknya yang malang itu saat ini tinggal bersama ayah dan ibu tirinya, dengan 2 saudara tiri. Anak itu mengaku tidak mau menjadi seperti ibunya, yang suka menyiksa anaknya sendiri. (min2/and)

box of life

Apapun kondisimu saat ini, jangan pernah memandang dirimu rendah dan gak berharga. Jangan putus asa atau patah semangat... kamu masih bisa meraih masa depan yang cerah penuh harapan selama kamu mau membuat pilihan yang benar dalam langkah-langkah hidup kita, jangan seperti cinderella yang ini.

The World without Teen and Parents

The World without Teen and Parents

Sejalan dengan bertambahnya umur planet kita, jumlah manusia pun bertambah banyak. How? Tentu saja dengan berkembang biak, menghasilkan keturunan - keturunan umat manusia. Jadi ada dua obejeknya yaitu orang tua dan anak.That's normal right? Pernah membayangkan apabila salah satunya tidak ada? Ga mungkin kan, tapi anggap saja mungkin, gimana kira - kira ?

Lets just say if ...

1. The World Without Kids

Dunia tanpa anak? Now that's a really great idea, isn't? Ide yang bagus kan, tidak ada lagi susahnya memikirkan biaya sekolah, biaya kedokter, biaya kuliah, pokonya

dunia yang lebih mudah.Tidak ada lagi tangisan anak anak cengeng yang mengganggu di malam hari.

Dalam film "Childern of Men", digambarkan sebuah dunia sama seperti kita, hanya saja semua perempuan di dunia ini, terjangkit penyakit kemandulan. Tapi ternyata tiba - tiba masalah kemandulan ini menjadi lebih penting daripada isu Global Warming. Sekarang kita menghadapi masalah yang lebih serius yaitu kepunahan umat manusia.

Kalau kamu lahir di dunia ini, kamu pasti menjadi manusia yang sangat beruntung. Bayangkan kamu akan disayang, dipuja, dilindungi, banyak orang bukan karena kamu selebritis, pahlawan, atau sedikit banyak berjasa bagi manusia, tapi cuma karena kamu itu LANGKA.

2.  The world without Parents

Betapa menyenangkannya kalau kita bisa melakukan apa saja tanpa larangan, tanpa aturan, tanpa omelan dan teguran. Sebuah dunia yang isinya hanya anak - anak, tanpa kehadiran orang tua. Di Neverland, Peterpan hanya bermain dan bermain, tanpa harus memikirkan hal - hal yang serius, mengejar putri duyung dan melawan bajak laut adalah pekerjaan sehari hari.

Peter Pan pun menemukan dunia lain selain Neverland, dunia nyata yang berbeda dari Neverland, dunia dimana waktu berjalan dengan semestinya, ada kehadiran ortu, dan adanya tanggung jawab. Yang mana yang dia pilih? Tentu saja Neverland, hidup tanpa tanggung jawab adalah pilihan yang tepat bukan? Ya, itu kalau kamu seorang anak berumur 7 tahun. Pada kenyataannya, jika hal ini terjadi, dunia akan kacau, karena anak muda cenderung untuk tidak disiplin, semau gue dan bertindak tidak dewasa.

box of life

Seringnya apa yang kita anggap sempurna, justru jadi tidak sempurna. Karena semua yang lahir dari kekecewaan dan pahit seringnya bikin kecewa juga. Apakah dunia tanpa ortu adalah dunia yang asyik? Atau justru jadi dunia yang makin kacau balau?

HOMER FAMILY 101

HOMER FAMILY 101

Bart, with $10,000, we'd be millionaires! We could buy all kinds of useful things like...love!

Son, if you really want something in this life, you have to work for it. Now quiet! They're about to announce the lottery numbers.

Well, it's 1 a.m. Better go home and spend some quality time with the kids.

[Meeting Aliens] Please don't eat me! I have a wife and kids. Eat them!

What do we need a psychiatrist for? We know our kid is nuts.

Kids, you tried your best and you failed miserably. The lesson is, never try.

Wkwkwk..Ini memang cuman kartun lucu-lucuan., si Homer dan keluarganya emang ‘norak’ banget.. tp kenyataannya banyak juga keluarga beneran yang kacau balau, nggak jauh beda ama si Homer ini... yuk kita lihat sama- sama, sampe mana sih berantakannya keluarga-keluarga itu sebenernya. Sambil kita cari tahu sebaiknya gimana..

KUATIR

KUATIR

GFRESH, aQ mw nanya nih.. gmn caranya mengatasi kekuatiran akan sesuatu yg tidak pasti...??? (Pricella)

Pernah nonton film eksyen hollywood? Kenapa si jagoannya kok kayaknya gak pernah takut menghadapi musuh? Soalnya dia tau dia pasti bisa menghadapi semuanya, kan ada penulis skenario en sutradaranya? Hahaha. Tapi itulah juga terjadi dalam hidup orang yang percaya pada Tuhan. Tuhanlah penulis skenario dan sutradara hidup kita, Dia memelihara kita. So, ngapain kita harus kuatir? “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu”. (1 Petrus 5:7).



Selalu berpikir positif, itu kuncinya. Apapun yang terjadi, sekalipun itu buruk (buruk menurut kita), yakinlah di belakang itu semua ada Tuhan yang memelihara. Asal kita tidak mencobaiNya, tidak berbuat kesalahan konyol yang bisa bikin kita menderita di masa depan, kita gak usah kuatir akan hidup kita. “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?”. (Matius 6:27)
Mau tanya? Join facebook.com/ferygfresh

ENAKNYA JADI ANAK SELEB

ENAKNYA JADI ANAK SELEB

Jadi anak seleb? Siapa yang gak mau. Ngebayanginnya aja sudah ngiler. Punya ortu popular, kaya, hidup rasanya mudah. Tapi siap-siap aja kalo namamu jadi aneh!

Audio Science (anak dari Shannyn Sossamon)

Apple (anak dari Gwyneth Paltrow)

Atlanta (anak dari John Taylor Duran Duran)

Alchamy (anak dari Jane Pollack)

Bamboo (anak dari Big Boi Outkast)

Banjo (anak dari Rachel Griffiths)

Blue Angel (anak dari The Edge U2)

Bow-Ty (anak dari 50 Cent)

Cairo (anak dari Beverly Peele)

Camera (anak dari Author Ashe)

Dusti Raine (anak dari Robert Van Winkle Vanilla Ice)
Moon Unit dan Diva Muffin (anak dari Frank Zappa)
Essenz Astral anak dari Michael Schenker and Bella Piper)

Fire (anak dari Steve Vai)

Free (anak dari  David Carradine)

Freedom (anak dari Steve Miller)

God’iss Love Stone (anak dari Lil’ Mo)

Heavenly Hiranna Tiger Lily (anak dari Michael Hutchence)

Homer James Jigme (anak dari Richard Gere)

Hopper (anak dari Sean Penn)

Indio (anak dari Robert Downey Jr.)

Jazz Domino (anak dari Joe Strummer)

Kal-el (anak dari Nicholas Cage)
London (anak dari Slash)

Lark Song (anak dari Mia Farrow)

Messiah Ya’majesty (anak dari T.I. the rapper)
Moxie Crimefighter (anak dari Penn Gillette)

Million (anak dari Mystikal No Limit)

Navy (anak dari Nivea and Terius Nash)

Peaches Honeyblossom (anak dari Bob Geldoff)

Pilot Inspektor  (anak dari Jason Lee)
Pirate (anak dari Jonathan Davis Korn)

Puma (anak dari Erykah Badu)

Racer, Rebel dan Rocket (anak dari Robert Rodriguez)

Sage Moonblood (anak dari Sylvester Stallone)

Seven Sirius (anak dari Andre Benjamin)

Starlite Melody (anak dari Marisa Berenson)

Sailor Lee (anak dari Christie Brinkley)
Storm (anak dari Nikki Sixx)

True (anak dari Forest Whitaker)

Tu (anak dari Rob Morrow)
Venetia Ember (anak dari Don Everly)

Waker (anak dari Mike House)

Whizdom (anak dari Jayson Williams)

Box of life

Kadang, saking keselnya kita sama ortu, kita suka berkhayal dilahirkan di keluarga yang lain. Punya ortu seperti keinginan kita, punya keluarga yang seperti bayangan kita. Mungkin kita berharap jadi anak orang ngetop, ternyata belum tentu asik juga. Hahaha..ternyata mereka lebih aneh dari ortu kita!! Sebab gak ada yang hidup tanpa masalah.  Hopefully ini bisa ngurangin BT kamu.

CELEB’S SWEET KIDS

“Just walked into the biggest house I have ever seen in my life… Mom I’m gonna get u that house someday i promise.. but dont expect this.” - Justin Bieber tweeting to his mom

“I just wanted to say, ever since I was born, Daddy has been the best father you could ever imagine. I just wanted to say I love him so much.” -Paris Jackson talking about her dad, Michael Jackson, at his memorial service.

ORTUKU CERAI, SO WHAT?

REAL LIFE STORY

ORTUKU CERAI, SO WHAT?

By Steven, 24tahun

Kelas 5 SD saya harus mendengar bahwa Mama dan Papa mau bercerai. Tapi tidak seperti anak-anak lain, mendengar rencana perceraian ini saya justru merasa bahagia, karena saya dan Papa tidak terlalu akur. Papa sering banget memukuli saya. Itu yang membuat saya benci sama dia.

Setelah mereka bercerai, kehidupan berjalan normal. Saya tidak lagi merasa tertekan seperti yang sebelumnya saya alami waktu masih bersama Papa. Saya sekolah seperti anak lainnya, walau kadang ada perasaan yang saya tidak sadari, yaitu rasa kehilangan sosok ayah.

Saya menganggap perasaan itu tidak ada, saya bermain bersama teman-teman dan saya bertumbuh menjadi anak yang saya rasa lebih kuat dari anak-anak lainnya karena saya terbiasa melindungi diri saya sendiri dan keluarga saya.

Saya baru semakin menyadari perasaan itu ketika saya main ke rumah teman saya dan melihat papa teman saya yang sangat baik dan melindungi anaknya. Saya pulang dengan perasaan yang bergejolak dan saya kangen sama Papa. Sedih rasanya. Rasa penyesalan yang tidak pernah berhenti. Tapi semua sudah terjadi dan saya harus hadapi kenyataan ini.

Pernah suatu kali saya memarahi teman saya, karena dia tidak menghargai tindakan papanya yang udah bantuin dia. Saya marah besar dan saya bilang sama teman saya, “..loe tuh harusnya bersyukur punya papa yang udah nyediain semua buat loe, pulang kerja yang dia lakuin bukan beristirahat tapi masih bisa nyuci motor loe, ngisiin bensinnya, nanya apa uang jajan masih ada apa tidak. Loe mau punya papa kayak papa gua? Apa loe mau tukeran aja papa loe sama papa gua?!”

Itu perasaan yang timbul secara tidak sengaja. Disitu saya menyadari bahwa diri saya ini seperti bom waktu yang mudah meledak. Banyak perasaan yang saya pendam dan tidak saya sadari yang ternyata saya coba salurkan pada hobby saya. Saya jadi orang yang gila basket, saya bisa melupakan segalanya ketika saya bermain basket.

Sosok papa yang tadinya saya buang, ternyata sangat saya butuhkan. Saya kehilangan contoh dan pegangan dalam hidup ini. Waktu sudah seumur sekarang, saya merasakan kalo saya sulit menentukan tujuan hidup, sering gak pede rasanya karena seperti tidak ada yang support, yang memberi saya semangat karena saya gak punya figure ayah.

Buat teman-teman yang masih punya papa mama, syukuri itu. Mereka mungkin jauh dari sempurna, tapi kalian masih jauh lebih baik dari keadaan saya saat ini. Buat yang mengalami hal yang sama dengan saya, saya percaya hanya Tuhan yang bisa memulihkan kita menjadi pribadi yang utuh lagi. (**)

box of life

Seringkali kita tidak sadar bahwa kita memiliki sesuatu yang berharga, sampai kita kehilangan hal itu. Sebelum semuanya terlambat, mungkin akan jauh lebih baik bagi kita untuk mulai berusaha menemukan sesuatu yang positif , daripada terus menyerang kesalahan mereka? Karena penyesalan selalu datang terlambat.

PARENTS FACT

Orang tua dan anak. Kisah yang akan berlanjut terus, kecuali manusia memutuskan untuk punah. Taukah kamu, fakta-fakta tentang orang tua dan anak di dunia?

TAUKAH…

24 Juta anak di Amrik hidup tanpa ayah kandungnya.

1 juta anak di Amrik punya ayah yang mendekam di penjara.

Orang yang ortunya tak pernah cerai mengaku lebih puas dalam hidup dibanding yang ortunya bercerai

Bayi sering terlihat sedang tersenyum saat di USG, tapi jarang sekali tersenyum selama sekitar 1 bulan setelah kelahiran.

Bayi yang baru lahir mengenali ibunya melalui suara yang didengarnya, sekitar 14 hari kemudian baru belajar mengenali suara ayahnya.

Menurut survey, anak perempuan yang dilahirkan waktu ibunya masih muda/remaja, 80% akan menjadi ibu muda juga.

THE MOVIE PARENT AWARD

THE MOVIE PARENT AWARD

Hollywood seringkali mengangkat soal hubungan ortu dan anak. Ada yang patut dicontoh, ada pula yang ditonton juga mending gak usah. Ada ortu yang sayang anak, adapula ortu kejam yang mengabaikan anaknya. Kalo ada piala buat karakter ortu dalam film, mana pilihanmu?

The nominee are:



Sarah Connor (Terminator: The Sarah Connor Chronicles)

Sexy, tangguh, tahan banting, dan tak kenal menyerah membantai robot-robot Terminator jahat, tujuannnya satu: agar anaknya selamat.

Helen Parr AKA Elastigirl (The Incredibles)

Mengesampingkan keinginannya untuk menjadi pahlawan super agar keluarganya aman, tetapi kemudian juga ia menggunakan kekuatan supernya ketika ia harus menyelamatkan suami dan tiga anaknya.

Bryan Mills (Taken)

"I will look for you, I will find you, and I will kill you." Itu ancaman darinya bagi yang macam-macam dengan anak perempuannya.

Shrek (Shrek The Third, 2007)

Makhluk Ogre ini lebih tertarik mencari Arthur agar ia bias lepas dari tanggung jawabbya menjadi raja daripada mengurus anak-anaknya.

Darth Vader (The Empire Strikes Back, 1980)

Kayaknya ia mungkin ayah paling keren, punya armada perang galaksi, jutaan pasukan cloning dan kostum dengan perangkat suara serem. Tapi dalam menghadapi anak (Luke Skywalker), ia menyiksa teman-temannya agar Luke jatuh dalam perangkapnya. Dan ketika Luke menolak tawarannya untuk jadi pengganti ayahnya, ia malah memotong tangan anaknya.

Dora’s Mom (Dora The Explorer)

Oke deh dia membebaskan anaknya untuk belajar. Tapi membiarkan anak umur 6 tahun berkeliaran hanya ditemani seekor monyet di hutan liar dan sungai penuh buaya?



Jonathan Kent (Smallville)

Tanpa Jonathan Kent, Superman mungkin akan jadi Lex Luthor. Karena bukan kekuatan super yang membuat karakter Clark Kent jadi baik dan heroik, tapi bimbingan ayah adopsinya.

Fletcher Reede (Liar Liar)

Ia kerap berbohong dan mengingkari janji pada anaknya. Daripada menghadiri ultah anaknya, ia malah bikin affair dengan partner kerjanya. Untuk membuatnya sadar, ia harus kena ‘kutuk’ anaknya dan kehilangan keahliannya untuk berbohong selama 24 jam.

Marlin (Finding Nemo)

Menghadapi ikan hiu ganas, tersengat ubur-ubur, berjuang di arus deras, sampai ke ujung samudera ia tempuh hanya untuk mencari anaknya yang hilang.

Poseidon (Percy Jackson and the Olympians: The Lightning Thief)

Dewa yang ngelayap, menghamili manusia, dan meninggalkan anaknya, bikin Percy (anaknya) bingung, kehilangan figure ayah dan harus mengalami keluarga yang hancur.

Guido Orefice (Life is Beautiful)

Sekalipun ia dan anaknya ada dalam kamp konsentrasi nazi, dijadikan budak, dan beresiko untuk dibunuh, tapi ia berusaha keras agar anaknya merasa senang dan bahagia.

Kate McCallister (Home Alone)

Ortu mana yang saking sibuknya menyiapkan liburan sampai ketinggalan anaknya di rumah sendirian?

John Quincy Archibald (John Q)

Ia rela mati untuk mendonorkan jantungnya agar anaknya bisa hidup.

YOUR PICK

Worst Parent Award goes to: ……

Best Parent Award goes to:…

Favorite Parent Award goes to: …

Monday, June 28, 2010

Kenalkan Ayahku: Frankenstein



Kenalkan Ayahku, Frankenstein

Waktu saya lahir, Mama saya meninggal dan saya diangkat anak oleh temannya. Berdasarkan cerita Mama angkat saya ini, Papa kandung saya kabur waktu tau Mama hamil dan mungkin sudah meninggal entah dimana. Mama angkat saya masih muda, tapi karena dia terlalu sibuk mengurus saya plus bekerja, akhirnya dia gak pernah menikah. Dan karena itu saya gak punya sosok ayah dalam hidup saya. Engkong saya adalah satu-satunya figur pria yang saya miliki, tapi tetap dia bukan ayah saya.

Di masa SMA, saya menemukan Tuhan. Waktu itu banyak pembimbing rohani yang kemudian menjadi contoh buat saya bagaimana seharusnya seorang pria berperilaku. Tahun demi tahun, saya mengalami gonta-ganti pembimbing karena kesibukan mereka masing-masing.

Pembimbing–pembimbing ini sifatnya berbeda–beda dan mengajarkan pengalaman hidup yang berbeda juga. Ada yang mengajarkan doa, baca alkitab, ada yang mengajarkan kesetiaan, ada yang mendampingi waktu saya masih kecil secara rohani, adapula yang memperlengkapi saya tentang bagaimana menjalani hidup ini. Mereka semua seperti potongan-potongan yang membentuk figure ayah bagi saya.

Saya pikir-pikir figur ayah yang terbentuk dalam diri saya jadi seperti Frankenstein. Hehehe.. soalnya terbentuk dari potongan tubuh yang berbeda-beda. Setiap sosok pembimbing yang pernah saya temui seakan-akan menyumbangkan potongan tubuh yang berbeda-beda. Dan saya bersyukur karena hal itu, walaupun tidak sempurna tapi ayah Frankenstein ini mengajarkan banyak hal yang baik dan mengenalkan saya pada kehidupan dan Tuhan.

Saya jadi menyadari betapa saya membutuhkan figur seorang ayah. Senang rasanya kalau melihat ada teman yang akrab dengan ayahnya. Tetapi sedih sekali kalau melihat anak yang ribut terus dengan ayahnya, mereka sepertinya tidak bersyukur memiliki ayah, bahkan mereka seakan-akan berharap kalau bisa ayahnya hilang ditelan bumi saja. Saya rasa mereka tidak menyadari seperti apa rasanya bertumbuh tanpa kehadiran ayah.

Saya percaya Tuhan itu ada, dan saya tahu Dia baik. Saya tahu suatu hari nanti, rasa aman dan perlindungan yang saya impikan itu akan saya dapatkan dari Tuhan. Saya cukup sadar bahwa saya tidak bisa mengharapkan hal ini dari manusia biasa. Seluruh masa depan saya, saya gantungkan pada harapan ini. (min2)

BOX OF LIFE

Mungkin kamu terpaksa atau memilih untuk hidup sendiri, tanpa keluarga, tanpa ortu, tanpa ayah. Tapi jauh di lubuk hati, kita butuh figur ayah, sekalipun itu hanya potongan-potongan. Gak ada yang bisa tumbuh dewasa dengan seimbang tanpa figur itu. Karena itu jangan terus tenggelam dalam kekecewaan, tapi carilah potongan-potongan yang benar supaya cara berpikir kita pun jadi benar dan kita tumbuh sebagai pribadi yang lengkap.