Showing posts with label dokter. Show all posts
Showing posts with label dokter. Show all posts

Saturday, June 26, 2010

MISTER PEN: CUKUPKAH KALAU CUMA DUA INCI?

SEX-TALKS
Dokter HANDRAWAN NADESUL


MISTER PEN: CUKUPKAH KALAU CUMA DUA INCI?

Banyak suami yang bolak balik terobsesi untuk bertanya, “Berapa panjang itu sepantasnya, Dok? How long can we get?” Lalu mereka menjadi risau kalau banyak suara burung dan mitos di antara rekan sekerja sehingga membuat ribuan suami, atau mungkin juga lebih, tidak berani nekat kalau tiba saatnya terang-terangan memperagakannya tanpa pakaian dalam di depan istri. Sungguh ini lantaran sang Mr Pen dirasakan suami bukan sosok binaragawan sejati yang bisa dibanggakan apalagi dipamerkan. Bagaimana duduk perkara sebenarnya?

ADA dua kelompok suami di dunia yang sama-sama bisa dilanda kecemasan luar biasa kalau perkakas miliknya tidak sebagus roti Long John. Betul memang tidak perlu kelihatan manis, tapi kalau pendek seperti lidi korek api, apa tidak bikin para suami di dunia merasa perlu bunuh diri?
Para suami kelompok pertama merasa bahwa pada specification miliknya-lah terletak kemachoannya. Jika miliknya semakin king-size, semakin perkasa-lah jati kelelakiannya. Kalau cuma mini, bisa jadi ia gundah menghadapi malam pengantinnya, bahkan langsung minder dan sering kalah sebelum berperang. Padahal sungguh bukan bohong kalau di mata semua istri normal, citra Mr Pen sejati tidak perlu seperti itu.
Bahkan lebih banyak istri dan wanita normal yang justru kaget, dan sama sekali tidak kesemsem, kalau melihat betapa king-size-nya punya si Papi. Alih-alih semangat kewanitaannya bertambah, malah mungkin bisa bikin istri pingsan dan ciut hati. Bukan saja menyeramkan, Papi yang maxi sungguh tak diperlukan, karena spec. Mrs. V punya Mami memang tidak membutuhkan yang sekaliber itu.
Kelompok suami kedua, sudah normal, tapi masih selalu merasa kurang panjang juga. Sudah mondar mandir ke sinshe, tabib, dan sejenisnya, tapi masih saja kepingin ditambah – tapi tak kunjung bertambah juga padahal sudah rutin diganduli air seember setiap kali mandi pagi (memangnya otot tukang panco yang bisa bertambah besar dengan cara angkat beban?). Suami jenis ini pun sama-sama bukan reasonable people, bukan suami yang nalar seksnya jalan, oleh karena sudi buang waktu, tenaga dan uang bertahun-tahun cuma untuk merenungkan yang satu itu: “Kok nggak gede-gede, ya Dok!”
Pesona pria, dan loyalitasnya kepada istri bukan ditentukan oleh seberapa menakjubkannya ukuran si Papi. Bukan di situ pula letak kemachoan suami, melainkan bagaimana setiap suami dapat mengaduk-aduk hati pasangan hidupnya sehingga istri merasa hidupnya jadi berbunga-bunga.
Suami yang hebat di kamar istri, adalah kalau ia merasa seperti seorang Michael Schumacher yang kendati mobilnya cuma angkot namun tetap bisa number one. Tak perlu mimpi punya Formula Satu kalau menjadi sopir saja masih kagok. Buat istri, yang penting bukan apa mobilnya, hebatnya seks suami itu, tapi siapa yang menjadi sopirnya.
Mr Pen cukup hanya dua inci pada detik-detik hidupnya yang paling bersemangat. Toh kata filsuf seks, yang ideal itu adalah yang tidak terlampau besar untuk bisa memasuki pintu kamar, tapi juga tidak terlalu kecil agar mudah mencarinya kalau hilang di kebun.
Cukup dua inci karena apa yang dijuluki G-Spot istri berada kurang dua inci dari kedalaman Mrs. V. Kita tahu G-Spot itu daerah di saluran Mrs. V yang paling peka, yang rangsangan dan keberadaannya tak lebih dari setelunjuk saja kedalamannya.
Makanya, tak perlulah repot-repot membungkus Mr Pen pakai perban, atau menyambungnya pakai penggaris untuk menempuh daerah paling peka pada wanita itu. Ukuran setelunjuk sudahlah cukup. Soalnya Mr Pen paling mungil sekalipun sudah bisa menunaikan tugasnya dengan sempurna. Tidak percaya? Tanya saja pada Bill Clinton.
Buat semua suami, diingatkan pula untuk jangan sekali-kali iseng pakai kaca pembesar mencari ke kolong-kolong istri apa betul ada tulisan G-Spot di saluran Mrs V, sebab pasti tidak bakal ketemu. Bintik G itu cuma titik imajiner yang tak terlihat mata dan yang merupakan batas arena agar bisa memberi istri rasa sejahtera kalau Mr Pen.lagi kepingin mengamuk. Tak perlu lebih dalam lagi, karena memang tak ada gunanya.
Mengamuk sampai jauh ke pedalaman istri malah bisa merusak suasana, cuma bikin istri mengaduh, bisa jadi menjerit bukan lantaran takut, tapi karena nyeri tak terperi. Mungkin bisa sampai berdarah-darah, sehingga membutuhkan perawatan luka, bahkan sampai perlu dijahit akibat luka pasca-senggama. Alih-alih enak, malah bikin trauma seks istri seumur hidup. Malapetakan, bukan?
Berepot-repot diri mimpi kepingin sebesar punya kuda bisa berisiko menambah petaka suami. Banyak teknik yang serius maupun yang dusta, sukar diterima akal medis, yang memberi banyak janji tanpa bukti, namun bisa bikin celaka. Kalau terlalu besar juga ribet bawanya, dan susah pula cari celana Hings ukuran maxi.
Hati-hati juga jika Mr Pen suka disedot vakum secara rutin oleh Sinshe supaya bengkak. Bisa putus lho pembuluh darahnya. Pembuluh darah di daerah ini bersifat buntu, sehingga jika rusak akan mengakibatkan kematian jaringan yang diberinya makan. Mr Pen yang rusak pembuluh darahnya menjadikannya cemberut seumur hidup, alih-alih bisa sempurna menunaikan tugas.
Jadi, tidak perlu-lah mimpi ingin membesarkan Mr. Pen semata wayang Anda. Tidak perlu juga dilatih dengan cara angkat beban seperti calon tukang panco. Tak perlu dipijat, diurut, atau masuk pelatnas tinju. Buat yang kebetulan mungil, terima saja apa adanya, sebab konon kata sahibul hikayat, justru yang kecil cabe rawit itu yang digemari banyak wanita bule, dan tentu kebahagiaan istri bukan di situ semata singgahnya.
Lalu di manakah kebahagiaan perkawinan itu bisa kita temukan?
Rumah perkawinan mudah goyah kalau seks semata yang jadi fondasinya. Seks cuma tiang kecil pondok perkawinan kita, sekadar pelengkap, bukan tujuan perkawinan. Karena itu jangan andalkan seks kalau yang kita nantikan adalah kebahagiaan yang lebih besar. Kebahagiaan perkawinan lebih ditentukan oleh tepat tidaknya kita memilih teman hidup.
Teman hidup tepat dipilih kalau itu buah dari bimbingan Roh Kudus. Karena itu jangan pernah mengandalkan rasa kedagingan, yang bisa membuat kita sesat ketika menentukan teman hidup terpilih yang Tuhan kehendaki. **
________________________________________________________________________


What WOMEN WANT
Empat dari lima wanita Inggris yang ditanya dalam ‘National Sex & Relationship Survey 2002 ‘ mengatakan bahwa “kasih sayang, perhatian dan pelukan” adalah hal utama yang paling diinginkan dalam sebuah hubungan cinta. Hanya satu dari lima yang mengatakan ‘seks” sebagai yang terpenting..
Dua pertiga dari 2000 wanita yang ditanyai dalam jajak pendapat tersebut juga mengatakan mereka memilih berhubungan seks di dalam ikatan pernikahan. Hanya 22% yang memilih untuk berhubungan seks di luar pernikahan. Hal ini ditanggapi secara positif oleh banyak kalangan mengingat masyarakat Inggris terkenal cukup liberal.
“Ini menunjukan para wanita di Inggris membutuhkan rasa aman dan kasih sayang untuk bisa melakukan hubugan seks dengan baik.” kata seorang pengamat dalam thisislondon.com.
Hal senada diungkapkan Ev. Hellen Pratama, pengerja GKI Anugerah Bandung. “Pendekatan wanita memang berbeda dengan laki-laki. Bagi wanita, untuk bisa doing sex dengan baik, relationship harus beres dulu. Kalau laki-laki ‘khan bisa melakukannya tanpa harus berdasar pada suatu relationship yang baik.” kata Ev. Hellen yang juga istri hamba Tuhan dari gereja yang sama.
Menurut Ev. Hellen, kebanyakan kasus hubungan keluarga yang dikonsultasikan kepadanya berkisar soal hilangnya respek istri pada suami atau sebaliknya, suami yang kehilangan kasih sayang kepada istrinya. “Buat wanita, kebutuhan untuk bisa respek ini mendasar. Jika dia tidak bisa respek tapi dipaksa untuk melakukan hubungan seksual, dia akan merasa seperti dimanfaatkan.” **











MamaOla

Wednesday, May 5, 2010

Kebiasaan Buruk Pasangan

KEBIASAAN BURUK PASANGAN


Shalom Pak Daniel & Ibu Lydia,

Kami berencana untuk menikah 3 bulan yang akan datang. Calon suami saya memiliki satu kebiasaan buruk yang tidak saya sukai, dan saya sudah berulang kali menyatakannya, namun ia tidak pernah lepas dari kebiasaan tersebut. Apa yang harus saya lakukan untuk menghadapinya?

Terima kasih untuk saran yang akan Bapak dan Ibu berikan. Tuhan memberkati.

Salam

Ha, Jakarta

Jawaban Daniel& Lydia Kurnia:

Shalom juga,

Sebelumnya kami mau bertanya dulu, apa kebiasaan pasangan Anda yang tidak Anda sukai itu? Ini pertanyaan pertama yang perlu diajukan kepada diri sendiri. Apabila kebiasaan itu merupakan dosa, atau membawanya jauh dari Tuhan, wajar bila Anda menuntutnya untuk berubah. Tapi sayangnya, seringkali yang terjadi bukan seperti itu, dan hal ini menyebabkan banyak pasangan menghadapi masalah yang malah makin rumit.

Tanpa disadari, kita sering menginginkan supaya orang yang kita cintai mempunyai sifat-sifat baik yang ada pada diri kita. Tidak selamanya keinginan ini merupakan hal yang buruk, kecuali bila kita lupa bahwa pasangan kita adalah pribadi yang unik dan sangat berbeda dengan kita.

Konflik banyak terjadi waktu seseorang berusaha mengubah orang lain menjadi seperti dirinya, betapapun baiknya dirinya itu! Apalagi kalau di dalam proses ‘mengubah’ pasangannya itu, dia sampai marah-marah. Yang sering menjadi masalah dalam pernikahan ataupun masa ‘pacaran’ adalah ketika kita sangat ingin mengubah pasangan kita menjadi orang lain, tanpa diimbangi dengan kesediaan dan kerelaan untuk menerima pasangan kita itu apa adanya.

Kunci untuk mengatasi hal ini adalah komunikasi yang baik. Berkomunikasi bukan hanya menyampaikan apa yang kita sukai dan yang tidak kita sukai, tetapi termasuk juga mendengarkan dan memahami pasangan kita. Mungkin ia sedang merasa frustasi dan perlu dukungan untuk  lepas dari kebiasaan buruknya.

Selain itu, komunikasi yang baik juga bukan cuma soal pemilihan kata-kata yang baik dan tepat untuk disampaikan, ataupun telinga yang siap mendengarkan, tapi perlu didukung juga oleh cara, waktu, suasana dan tempat yang tepat. Ini sangat penting supaya pembicaraan kita dapat membuahkan hasil yang baik, sebab: “Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti apel emas di pinggan perak.” **



Tips bulan ini:

Bagaimana mengatasi perbedaan?

  1. Kenali dan komunikasikanlah perbedaan yang ada di antara Anda dengan pasangan Anda.

  2. Belajarlah untuk menerima perbedaan tersebut apa adanya.

  3. Tidak semua perbedaan harus dihilangkan, tetapi semua perbedaan harus dikelola.

  4. Apabila Anda yang justru perlu diubah, mintalah bantuan pasangan Anda untuk melatih agar Anda bisa berubah.

  5. Apabila  pasangan Anda yang perlu ditingkatkan untuk mengatasi perbedaan tersebut, latihlah dia dengan sabar agar bisa berubah.

  6. Bila tidak dapat mengatasi suatu persoalan dengan tanpa melibatkan orang lain, pilihlah seorang yang dapat Anda percayai untuk membantu. Berbagi pengalaman dengan seseorang seringkali dapat menolong kita menemukan jalan keluar yang baik  (GETLIFE - www.InspirasiAnda.com)















Daniel & Lydia Kurnia adalah pendiri lembaga “Sahabat Keluarga” yang akan melayani para pembaca GetLIFE! sebagai konselor untuk berbagai masalah seputar keluarga dan pernikahan. Layangkan email Anda ke <konsultasi@sahabat-keluarga.com>

Sunday, April 11, 2010

AWAL MANUSIA SECARA MEDIS

Almarhum Dr. Jerome Lejeune adalah seorang profesor genetik di Universitas Rene Descartes, Paris. Ia pernah menerima Penghargaan Kennedy dari Presiden Kennedy karena berhasil menemukan kelainan genetik Down’s Syndrome yang disebabkan oleh kromosom ekstra (Trisomy 21).  Dr. Lejeune telah menyumbangkan banyak penelitian genetik untuk mencegah dan mengobati Trisomy 21. Di depan sub-komite Hukum Senat Amerika, beliau menerangkan kapan persisnya kehidupan seseorang dimulai.

Ilmu biologi modern mengajarkan kepada kita bahwa persatuan antara para leluhur dengan keturunannya terjadi karena adanya mata rantai yang berkesinambungan dari pembuahan sel wanita (indung telur) oleh sel pria (sperma) yang membuat anggota baru dari sebuah keluarga hadir di dunia.  Kehidupan mempunyai sejarah yang amat sangat panjang, tetapi setiap individu memiliki permulaan yang rapi, yaitu saat terjadinya pembuahan.



Mata rantai yang dimaksud ialah DNA. Dalam setiap sel reproduksi yang bentuknya seperti pita sepanjang kira-kira satu meter, terdapat beberapa kromosom (23 kromosom pada manusia). Setiap kromosom digulung dan dibungkus dengan hati-hati (seperti pita magnetik dalam sebuah kaset mini). Jika kita melihat melalui mikroskop, bentuknya mirip sebuah batang. Tak lama setelah 23 kromosom seorang pria bertemu dengan 23 kromosom seorang wanita dalam sebuah pembuahan, semua informasi genetik dari seseorang yang belum dilahirkan telah diperoleh. Seperti sebuah pita magnetik (bila diputar di tape recorder akan mengeluarkan bunyi simfoni yang indah), kehidupan baru mulai menyatakan siapa dirinya tak lama setelah pembuahan terjadi. Alam bekerja seperti itu. Kromosom-kromosom adalah tabulasi hukum kehidupan, saat mereka bersatu membentuk makhluk baru (maksudnya pembuahan), kromosom-kromosom itu telah menoktahkan keadaan seseorang.

Berdasarkan keterangan di atas, secara genetis, konsep kehidupan manusia sudah dimulai pada hari pertama saat terjadinya pertemuan antara Spermatozoa (sel ayah) dan sel Ovum (sel ibu), yang dikenal sebagai peristiwa Pembuahan. Mahluk hidup yang baru berusia satu hari ini disebut dengan Zygote. Ukurannya sangat kecil, tidak terlihat oleh mata biasa, tetapi  sudah ada dan merupakan buah pribadi hidup yang lengkap, yang telah memiliki 3 elemen dasar kehidupan yaitu tubuh, jiwa, dan roh.

Secara biologis, zygote memiliki ciri-ciri sebagai berikut (walaupun usianya baru beberapa menit):

1.  Ia hidup. ia sudah bernafas secara seluler, bergerak, dan setiap waktu mengadakan proses mitosis secara terus-menerus (pembelahan sel).

2.  Ia sudah memiliki kepribadian sendiri (kepribadian tertentu), misalnya:

  1. Ia sudah tentu seorang laki-laki atau perempuan, tidak dapat berubah lagi.

  2. Ciri khas/bawaan sudah ada di dalam dia, misalnya: rambut lurus atau keriting, hitam atau pirang, warna kulit kuning atau coklat atau putih dan sebagainya, bentuk bibir, bentuk hidung, model telinga, raut wajah, dan sebagainya.

  3. Ia memiliki sifat-sifat dasar, golongan darah, buta warna atau tidak, dan banyak lagi sifat-sifat lain (yang telah ditentukan di dalam susunan genetiknya).


3.  Dari kedua poin tersebut, dapat kita simpulkan bahwa ‘manusia kecil ini’ adalah manusia yang penuh, lengkap, yang  memiliki tubuh, jiwa, dan roh (1 Timotius 5: 23).

4.  Pada usia kehamilan dua bulan, ukuran seorang manusia dari kepala hingga bokong adalah lebih pendek dari ibu jari. Dia dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam kulit kacang tanah, tetapi semuanya ada di sana: tangan, kaki, kepala, organ-organ tubuh, otak, semuanya lengkap pada tempatnya.  Jantung sudah berdetak sejak sebulan yang lalu.  Kalau dilihat dengan seksama, kita dapat melihat garis-garis tangan di telapak tangannya. Dengan pembesaran yang memadai, sidik jari janin dapat terlihat. Dokumen-dokumen untuk identitas pribadinya bisa dibuat. Dengan kecanggihan yang luar biasa, kita dapat mengusik privasinya. Hydrophone khusus dapat memperdengarkan musik primitif: suara ketukan yang dalam, berirama 60-70 kali per menit (detak jantung si calon ibu) dan suara ketukan yang cepat, berirama 150-170 kali per menit (detak jantung si janin). Pencampuran kedua irama detak jantung ini seperti perpaduan bunyi bas dan marakas, yang merupakan basis irama musik pop.

Secara biologis, urutan stadium kehidupan mausia dapat didiskripsikan sebagai berikut:

1.   Bersatunya Spermatozoa dan sel telur (masa pembuahan). Pada stadium ini manusia  bernama ZYGOTE.

2.   Zygote bertumbuh, sel-selnya  bermultiplikasi (Mitosis akan membentuk MORULA), kemudian morula akan berkembang dengan sangat cepat  dan mulai membentuk bagian bagian tubuh menjadi BLASTULA (usia kehamilan kurang lebih 2 bulan).

3.   Usia kehamilan 3-4 bulan, semua alat-alat organ tubuh telah lengkap sempurna, walaupun dalam ukuran mini. Pada stadium ini, manusia mini tersebut dikenal dengan nama EMBRIO.

4.   Embrio akan tumbuh terus di dalam rahim. setelah usia kehamilan mencapai  36-40 minggu, manusia tersebut siap untuk dikeluarkan dari kantong rahim ibunya untuk menjadi seorang  BAYI/ OROK / NEONATUS (0 bulan sampai 1 bulan).

5.   Mulai usia 1 bulan sampai 5 tahun disebut BALITA.

6.   Mulai usia 5-12 tahun disebut KANAK-KANAK.

7.  Mulai usia 12-18 tahun disebut REMAJA

8.  Mulai usia 18-24 tahun disebut PEMUDA / DEWASA MUDA

9. Lebih dari 25 tahun disebut DEWASA

Untuk menerima kenyataan bahwa setelah pembuahan berlangsung, seorang manusia baru telah terbentuk, bukanlah persoalan rasa atau pendapat.  Sifat alam manusia dari saat pembuahan hingga hari tuanya bukanlah sebuah anggapan metafisik. Semuanya telah terbukti lewat riset ilmu pengetahuan. Sebagai informasi tambahan, sel telur manusia dibentuk oleh tubuh kira-kira pertengahan siklus menstruasi dan usianya dapat bertahan selama 2 x 24 jam. Jika proses pembuahan terjadi pada saat tersebut, maka bila seorang wanita terlambat haid 1 hari dan ia dianggap positif mengandung, maka usia kandungan sesungguhnya bukan 1 hari, melainkan usia bayi ialah 15 hari. (bm/anakmuda.net)

Friday, March 12, 2010

Sinusitis

T: Saya mengidap sinusitis sudah beberapa tahun, Sinusitis itu sebenarnya apa ya? t'rus pengobatannya gimana? Saya pernah mendengar kalo pengobatannya dengan cara 'disedot', apa maksudnya? Selanjutnya, gimana caranya supaya mata yang tampak kekuning-kuningan (kata orang sih karena debu dan kotoran) dapat bersih kembali? (Jean, bandung)



J: Halo Jean, Sinusitis adalah radang pada sinus (rongga-rongga dalam tulang hidung, pipi, dan dahi). Kalau infeksinya masih ringan, cukup diberikan antibiotika saja. Bila infeksinya parah dan disertai dengan penimbunan nanah, maka nanahnya harus disedot keluar dengan cara operasi.



Mata yang kuning bisa saja normal, atau abnormal. Terlalu banyak makan wortel bisa membuat mata berwarna kuning. Penyakit hati / hepatitis bisa disertai dengan mata kuning (icterus). Sebaiknya anda memeriksakan diri kepada dokter.

Thursday, March 4, 2010

Merawat Gigi

-   Jangan langsung sikat gigi sesudah makan!, sebab setelah makan ph mulut akan turun sampai mencapai titik kritis sehingga ‘suasana’ mulut menjadi asam yang akan membuat gigi semakin cepat aus. Tunggulah 30 menit, beri kesempatan bagi ludah untuk menetralisir.

-   Jangan menyikat gigi dengan sikat kawat! Hehe, sikat gigi yang baik adalah yang bulunya lembut dan di ujungnya ada bulatan-bulatan kecil seperti sisir (hanya dapat dilihat dengan mikroskop). Selain itu, jika dipakai tidak melukai gigi.

-   Jangan terlalu sering menyikat gigi karena menyebabkan gigi cepat rusak, tapi jangan jarang juga nanti hubungan kamu dengan temen-temen yang malah rusak gara-gara bau mulut, hehe.

-    Gigi yang hilang (karena dicabut) harus segera diganti dengan gigi baru agar gigi sebelahnya tidak miring dan bergerak menuju tempat yang kosong, karena gigi manusia itu selalu berubah akibat adanya tekanan pipi, aktivitas makanan dan bicara serta tekanan gigi sendiri.

-   Kunyahlah makanan sekitar 40 kali agar lambung nggak bekerja terlalu keras.

-   Kurangi konsumsi teh, kopi, dan softdrink, karena minuman tersebut dapat mengubah warna gigi.

-   Kunyahlah makanan yang mengandung flour, kalsium dan berserat contohnya tebu, apel dan bengkuang sangat baik untuk gigi.

-   Pada saat menyikat gigi, tutup keran airnya, jangan biarkan mengalir terus... biar hemat air, hehehe. (anakmuda.net)

Tuesday, March 2, 2010

Menstruasi Tidak Teratur

T: Saat ini saya berusia 20 tahun, tepatnya sejak Desember tahun 2000 menstruasi saya tidak teratur. Keluar sampai ±3 minggu, terus berhenti 5/7 hari. Setelah itu keluar lagi ±2 minggu. Begitu terus hingga akhirnya saya periksa ke dokter. Saya di suruh periksa darah dan USG. Hasilnya tidak ada apa-apa dan akhirnya dokter mengambil kesimpulan hanya hormon saya terganggu. Saya diberi obat dan dokter mengatakan kalau obatnya habis akan keluar lagi ± 4 hari. Tapi waktu hari keempat masih keluar dan deras sekali sampai saya tidak bisa bangun dari tempat tidur dan kepala terasa pusing sekali.


Akhirnya saya dibawa ke Jakarta, oleh dokter Jakarta saya disuruh periksa darah dan hormon. Ternyata hormon progresteron saya sangat rendah, hanya 0,5 seharusnya yang normal 10-30. Saya diberi obat yang isinya hanya progresteron. Setelah saya minum berbulan-bulan hasilnya sama. Sebulan saya bisa keluar 2-3 kali, hanya bisa berhenti kalau minum obat saja. Waktu tanya lagi ke dokter, dokter bilang kalu itu akibat kegemukan. Padahal kalau memang karena kegemukan saya dalam waktu itu sakit dan turun berat 11 kilo, tapi tetap sama. Hingga obat habis saya nggak kontrol lagi. Obat habis bulan Juli dan saya tidak keluar pada bulan Agustus, pertengahan September bisa normal hingga 7 Hari. Oktober beberapa kali saya keluar plek, tapi tidak waktu menjelang menstruasi.


Bulan November pada tanggal 15 saya keluar hanya 5 hari tapi banyak sekali saya sering pusing dan pingsan. Sajak itu saya nggak keluar lagi sampai sekarang. Pertanyaan saya apakah memang karena kegemukan? Saat ini saya sedang kuliah dan jadwalnya penuh dan banyak kegiatan di gereja dan keluarga. Terus dengan kondisi seperti ini haruskan saya pergi ke dokter lagi?. (Nia)



J: Halo Nia, Kelihatannya Nia mengindap gejala DUB (dysfunctional uterine bleeding), yaitu perdarahan yang bukan disebabkan oleh kelainan organis tapi terutama oleh karena ketidak seimbangan hormonal. Rasanya pengobatan yang diberikan sudah benar. Tentu saja bila perdarahannya terus menerus Nia harus dirawat di rumah sakit, dilakukan transfusi darah dan diberikan obat-obatan suntikan untuk menghentikan perdarahannya.


Bila gagal dilakukan kuretase atau operasi ‘life saving’ (ini adalah tindakan terakhir, bila perdarahannya hebat dan terus menerus). Puji Tuhan perdarahannya sudah berhenti. Agaknya masalahnya sudah teratasi. Memang kegemukan merupakan salah satu penyebab ketidak seimbangan hormonal, karena lemak merupakan ‘bahan dasar’ pembentukkan homon estrogen. Kelebihan hormon estrogen (disertai kekurangan hormon progesteron)…….. so, tidak seimbang…… menjadi penyebab perdarahan ini. Oleh sebab itu terapinya adalah memberikan tambahan hormon progesteron. Nah, mumpung perdarahannya sudah berhenti coba berupaya agar jangan terlalu gemuk. OK?!